Manfaat Kacang Kedelai untuk Tubuh, Bisa Bantu Cegah Diabetes
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2020 17:50
Bola.net - Kacang kedelai mungkin bukan jenis kacang-kacangan yang asing bagi Anda. Kacang jenis ini sering diolah menjadi berbagai macam masakan dan camilan. Banyak olahan kacang kedelai yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari seperti susu kedelai, tempe, dan tahu.
Selain menjadi favorit berbagai kalangan, kacang kedelai juga mengandung banyak nutrisi seperti vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin K, vitamin E, dan asam folat. Selain itu, ia juga mengandung berbagai mineral menyehatkan seperti kalsium, magnesium, fosfor, dan zat besi. Kandungan protein, serat, serta isoflavon dalam kacang kedelai juga cukup tinggi.
Kacang kedelai merupakan satu di antara makanan pokok bagi orang China dan Jepang, manfaatnya dapat sangat terlihat dari kondisi kesehatan orang di negara tersebut yang memiliki risiko kecil terkena berbagai macam penyakit termasuk kanker dan osteoporosis.
Susu kedelai juga sering dijadikan sebagai pengganti susu sapi, bagi mereka yang tidak bisa mengonsumsi produk hewani. Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi kacang kedelai, beberapa di antaranya adalah dapat membantu meringankan masalah tidur dan menyehatkan kondisi jantung.
Berikut rangkuman dari Healthify Me, enam manfaat kacang kedelai bagi kesehatan tubuh.
Membantu Masalah Tidur
Jika Anda memiliki masalah tidur, mungkin Anda dapat mencoba untuk mengonsumsi kedelai sebelum tidur. Kedelai dipercaya dapat membantu masalah tidur dan memperbaiki kualitas tidur.
Kacang kedelai mengandung magnesium yang cukup tinggi. Magnesium telah terbukti dapat meningkatkan ketenangan, sehingga Anda dapat memiliki kualitas tidur yang lebih baik.
Mencegah Diabetes
Mengonsumsi kacang kedelai dengan cukup rutin dan sesuai porsi yang dianjurkan dapat membantu seseorang mengurangi risiko terkena penyakit diabetes.
Kedelai memiliki kemampuan dalam mengatur reseptor insulin, yang pada akhirnya insulin dapat mengatur kadar gula darah dalam tubuh, dan mengurangi risiko munculnya diabetes.
Selain itu diabetes merupakan sumber makanan yang mengandung sedikit karbohidrat dan tinggi akan kandungan serat, sehingga sangat baik dijadikan sebagai makanan bagi seseorang yang telah terkena diabetes.
Menjaga Kesehatan Saat Kehamilan
Kacang kedelai kaya akan kandungan asam folat dan vitamin B kompleks yang sangat penting dalam menjaga kesehatan wanita hamil. Mengonsumsi susu kedelai dapat mencegah masalah pada bayi saat dilahirkan.
Selain itu mengonsumsi kedelai juga dapat memperlancar saat persalinan dan menyehatkan bagi bayi. Berbagai gangguan pada bayi cukup normal jika wanita hamil tidak mengonsumsi cukup gizi, sehingga penting bagi mereka untuk menjaga asupan makanan bernutrisi.
Menyehatkan Tulang
Kacang kedelai memiliki kandungan vitamin dan juga berbagai mineral yang cukup tinggi. Seperti seng, selenium, tembaga, magnesium, dan kalsium yang dapat membantu dalam menjaga kesehatan tulang.
Semua elemen yang terkandung di dalam kacang kedelai tersebut membantu menyehatkan tulang, membantunya agar tidak mudah keropos, dan mengurangi risiko terkena penyakit tulang seperti osteoporosis.
Menjaga Kesehatan Jantung
Kacang kedelai merupakan sumber lemak tak jenuh yang cukup baik dan dapat membantu seseorang untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dari dalam tubuh.
Seseorang yang memiliki kadar kolesterol cukup tinggi cenderung memiliki risiko terkena berbagai macam masalah dan penyakit jantung. Sehingga mengonsumsi kacang kedelai dengan rutin dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.
Membantu Menurunkan Berat Badan
Satu di antara mengapa kacang kedelai begitu populer di dunia adalah, karena kacang kedelai dapat membantu seseorang memiliki berat badan yang cukup ideal.
Protein yang terkandung dalam kacang kedelai membantu dalam memiliki masa otot yang lebih ramping, dan dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Rheza Aditya Gradianto/Editor: Hendry Wibowo/Dipublikasi: 1 Mei 2020
Video: Status PDP, Pasien Konfirmasi dan Komorbiditas dalam Kasus Covid-19
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli 25 Persen Saham Klub Asal Spanyol Yakni Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:20
-
Live Streaming Bologna vs Brann - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Nottm Forest vs Fenerbahce - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Celta Vigo vs PAOK - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Kemenangan yang Menyisakan Banyak Masalah, Real Madrid Tidak Begitu Meyakinkan!
Liga Champions 26 Februari 2026, 19:44
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






