Maz Jobrani, Bukti Bahwa Sepak Bola dan Komedi Bisa Bersentuhan
Richard Andreas | 4 Agustus 2019 05:00
Bola.net - Sering dibandingkan dengan Dwayne Johnson tidak membuatnya lupa diri. Namanya belum sepopuler mantan atlet WWE tersebut. Untungnya, kumis tebalnya jadi pembeda, juga ukuran tubuh.
Di luar itu, sosoknya sempat memantik perhatian publik kala menulis buku yang bersinggungan dengan 'keyword' teroris. Saat meluncur, buku berjudul “I'm Not a Terrorist, But I've Played One On TV", sempat membuat kegaduhan namun hanya sesaat. Semua itu terjadi karena orang mafhum, sang penulis adalah sosok stand up comedian.
Yup, itulah sekilas dua fakta terkait sosok bernama Maz Jobrani. Pria yang menjadi Secret Service pada film "The Interpreter" tersebut memang seringkali membuat kekonyolan, namun tentu saja sebatas kewajaran.
Aksinya di dunia panggung hiburan sudah tak terhitung lagi. Nama Maz semakin berkibar tatkala ia selalu memiliki bahan lelucon yang up to date, dan punya relasi dengan kehidupan sekitar, terutama yang berkaitan dengan asal usulnya: Teheran, Iran.
"Saya ingin membawa sesuatu ke atas panggung dalam materi apa saja, tak harus selalu menyinggung isu sosial, tapi bisa politik, aksi jalanan sampai sepak bola," cerita Maz, saat berbincang dengan Bola.com, Jumat (2/8/2019), di The Ritz Charlton, Kuningan, Jakarta Selatan.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pribadi Ramah
Sajian ragam materi itu pula yang membuatnya punya sikap ramah dan selalu berusaha mengerti dengan lawan bicara atau tamu. Bola.com merasakan hal tersebut. Bahkan, ia menyapa lebih dulu ketika bersua di lobi hotel.
Saat berbincang, ia pandai membawa suasana cair. Mimik lucunya, yang membuktikan pengalaman sebagai komika kelas wahid, menjadi 'santapan' dalam perbincangan. Uniknya, saat berverita tentang sepak bola, ia sanggup membuat bahan lelucon yang tak ayal sanggup mengocok perut sang pewawancara.
Satu di antara komika yang bakal menjadi bintang pada event Jakarta International Comedy Festival (JICOMFEST) 2019 tersebut mengakui sepak bola tak bisa terpisahkan begitu saja dari hidupnya. Sejak kecil, kala berada di Teheran, Iran, ia selalu memainkan si kulit bulat tersebut.
Ia selalu berusaha bermain dengan teman-temannya. Kecintaan terhadap olah raga sebelas lawan sebelas tersebut terbawa sampai ke Amerika Serikat. Yup, ia pindah ke AS pada usia 6 tahun.
"Meski pindah jauh, sepak bola tetap saya bawa. Bagiku, sepak bola punya peran tersendiri, dna itu saya rasakan dalam proses hidup," sebut pemilik nama asli Maziyar Jobrani tersebut.
Unsur Sepak Bola
Sampai sekarang, ia tak segan menyempilkan unsur sepak bola ke dalam materi lawakan di panggung. Maklum, Maz berkawan dekat dengan beberapa pesepak bola papan atas, terutama yang berkarier di Major League Soccer (MLS).
Tak hanya berkawan, ia mengaku selalu mengikuti setiap 'gerak-gerik' pemain favoritnya, seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Neymar, Kylian Mbappe sampai Angel Di Maria.
Baginya, Paris Saint-Germain (PSG) adalah klub yang luar biasa dan layak menjadi atensi. "Saya tak memiliki klub atau pesepak bola favorit. Saya selalu ingin tahu, dan itu yang membawaku ingin ke stadion," cerita Maz.
Satu di antara relasi komedi dan sepak bola yang tak terlupakan Maz Jobrani adalah saat nge-prank David Beckham. Yup, Maz berhasil membuat Becks 'terpancing emosinya'. Ceritanya, Maz menjadi pembuat patung replika Becks.
Sayang, hasil akhir patung 'karya' Maz tersebut amburadul, terutama di bagian wajah dan lengan yang terlalu panjang. "Waktu itu terkejut juga, karena saya terpilih karena punya wajah yang mirip dengan pembuat patung yang asli. Itu hal yang menarik sekaligus mengejutkan," sebut Maz.
Kini, bagi Sahabat Bola.com yang ingin menyaksikan kejutan apa saja dari Maz di panggung Jakarta International Comedy Festival (JICOMFEST) 2019, tak boleh melewatkan aksinya besok. Tentu, berharap juga Maz memasukkan unsur sepak bola atau olah raga di dalam materi leluconnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Rasmus Hojlund Tolak AC Milan Sebelum Berlabuh di Napoli, Kenapa?
Liga Italia 17 Januari 2026, 06:00
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Juventus Tahan Laju Wacana Memulangkan Federico Chiesa
Liga Italia 17 Januari 2026, 04:53
-
Juventus Tolak Proposal Tukar Guling Crystal Palace untuk Jean-Philippe Mateta
Liga Italia 17 Januari 2026, 03:51
-
Kritik untuk Vinicius Junior: Perilakunya Menyimpang dari Nilai Historis Real Madrid
Liga Spanyol 17 Januari 2026, 03:43
-
Real Madrid dalam Tekanan, tapi Masih Tetap Kuat
Liga Spanyol 17 Januari 2026, 03:36
-
Dikabarkan Bisa Balik dari Lyon ke Madrid, Ini Respons Endrick
Liga Spanyol 17 Januari 2026, 02:58
-
Prediksi Cagliari vs Juventus 18 Januari 2026
Liga Italia 17 Januari 2026, 02:45
-
Akankah Liverpool Beli Bek Baru Pasca Cederanya Conor Bradley? Ini Kata Arne Slot
Liga Inggris 17 Januari 2026, 02:34
-
Prediksi RB Leipzig vs Bayern 18 Januari 2026
Bundesliga 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Nottm Forest vs Arsenal 18 Januari 2026
Liga Inggris 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Napoli vs Sassuolo 18 Januari 2026
Liga Italia 17 Januari 2026, 00:00
-
Como vs Milan, Adrien Rabiot Bersinar tapi Tetap Rendah Hati
Liga Italia 16 Januari 2026, 22:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45





