Patut Diketahui, Ini Lima Fakta Alat Pendeteksi Corona Covid19 Bikinan Abbott Laboratories
Dimas Ardi Prasetya | 29 Maret 2020 22:45
Bola.net - Di tengah pandemi virus corona covid19, muncul kabar bahwa Abbott Laboratories akan meluncurkan alat penguji untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus tersebut atau tidak, dalam waktu yang sangat cepat.
Virus corona yang menyebar saat ini membuat banyak orang yang merasa cemas. Mereka pun ingin segera memastikan apakah terinfeksi virus covid19 itu atau tidak.
Saat ini ada dua metode yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah seseorang terjangkiti virus tersebut atau tidak. Pemeriksaan darah untuk mengetahui kondisi seseorang terhadap Covid-19, jika menggunakan PCR (Polymerase Chain Reaction) bisa memakan waktu 24 jam.
Sedangkan pemeriksaan GS (Genome Sequencing) bisa lebih lama lagi. Hasilnya bahkan bisa baru diketahui dalam tiga hari.
Abbott Laboratories meluncurkan sebuah alat kemarin, Sabtu (28/3/2020). Alat penguji yang bisa mengetahui seseorang terinfeksi Corona Covid-19 hanya dalam waktu singkat.
Berikut fakta-fakta ala pendeteksi virus corona covid19 tersebut.
Lima Menit
Melansir dari laman Bloomberg dan Abbot.com, Abbott Laboratories mengungkapkan alat pendeteksi terbarunya ini bisa mengeluarkan hasil positif dalam waktu sangat cepat. Hasilnya bisa diketahui hanya dalam waktu 5 menit.
Sedangkan untuk hasil negatif sekitar 13 menit. Waktu yang cukup singkat, sembari pasien duduk manis. Kabar yang membawa titik terang bagi dunia.
Rilis Dalam Waktu Dekat
Melansir dari Liputan6.com yang dikutip dari laman Abbott.mediaroom.com, bahwa pada Jumat (27/03) perusahaan alat kesehatan tersebut menyampaikan.
Minggu depan alat ini akan mulai digunakan, tentunya dalam pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).
Teknologi ini dibangun di atas platform ID Now Abbott yang berbasis di Illinois, Amerika Serikat. Tes titik perawatan paling umum saat ini tersedia di AS, dengan lebih dari 18.000 unit tersebar di seluruh negeri.
Cara Kerja Mesin Pendeteksi Corona
Tes dimulai dengan mengambil swab (usap) dari hidung atau belakang tenggorokan, selanjutnya dicampurkan dengan larutan kimia yang memecah virus serta melepaskan RNA-nya.
Campuran dimasukkan ke dalam sistem ID Now, sebuah kotak kecil dengan berat hanya di bawah 7 pound. Memiliki teknologi untuk mengidentifikasi dan memperkuat sequencing genom Virus Corona, serta mengabaikan kontaminasi dari virus lain.
Target ke Depan dari Perusahaan
Target penempatan alat cepat deteksi Corona Covid -19 ini fokus pertama di ruang gawat darurat rumah sakit dan klinik perawatan mendesak.
"Ini benar-benar akan memberikan peluang luar biasa bagi anggota medis yang berada di garis depan dalam melawan Corona COVID-19," kata Frels.
"Mereka harus mendiagnosis banyak infeksi, jadi mereka membutuhkan alat yang cepat," tambahnya.
Tentang Abbott Laboratories
Abbott Laboratories merupakan sebuah perusahaan yang menemukan, mengembangkan, memproduksi, dan menjual lini produk, serta layanan perawatan kesehatan yang luas dan beragam.
Produk perusahaan seperti obat-obatan, nutrisi, diagnostik, dan produk vaskular. Abbott memasarkan produknya ke seluruh dunia melalui afiliasi dan distributor.
Perusahaan yang berada di 100 Abbott Park Road Abbott Park, IL 60064, AS ini pada pekan lalu, sistem m2000 RealTime milik Abbott mendapat persetujuan dari Administrasi Makanan dan Obat AS (FDA). Resmi dapat digunakan di rumah sakit dan laboratorium molekuler untuk mendiagnosis infeksi.
Sistem tersebut dapat menghasilkan lebih banyak tes setiap hari, hingga satu juta per minggu. Namun butuh lebih lama untuk mendapatkan hasilnya. Abbott berencana, menyediakan setidaknya lima juta alat tes dalam sebulan.
Disadur dari: Merdeka.com/Penulis Kurnia Azizah
Published 29 Maret 2020
Baca Juga:
- Perlu Diketahui, Ini Lima Perbedaan Hand Sanitizer dan Disinfektan
- Kampanye Cegah Persebaran Virus Corona, PSSI Luncurkan Video
- Kiper Muda Arema FC Ikut Perangi Virus Corona
- Mantan Kiper Barcelona Positif Terinfeksi Virus Corona, Sang Istri Berharap Pertolongan Allah
- Pemain Akademi Atletico Madrid Meninggal Dunia di Tengah Wabah Virus Corona
- Desak Premier League Musim Ini Dibatalkan, Legenda MU Minta Fans Liverpool Legawa
- Man City Sulap Etihad Stadium Jadi Pangkalan Tenaga Medis untuk Lawan Virus Corona
- Virus Corona: Kemenpora Tetapkan 5 Protokol Olahraga Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Cuma Timnas Indonesia, Badai COVID-19 Juga Serang Timor Leste
Tim Nasional 31 Januari 2022, 01:29
-
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi Positif Covid-19
Liga Italia 25 Januari 2022, 08:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









