7 Transfer yang Jadi Lelucon, Termasuk Jordan Henderson ke Saudi
Richard Andreas | 18 Januari 2024 08:45
Bola.net - Jordan Henderson hanya bertahan enam bulan di Arab Saudi. Dia tidak sanggup memenuhi tuntutan di Al Ettifaq. Kini, Henderson pulang ke Eropa, bergabung dengan Ajax Amsterdam di Eredivisie.
Musim panas 2023 lalu, Henderson meninggalkan Liverpool untuk menatap karier yang lebih baik. Dia tergiur dengan tawaran gaji fantastis dari Liga Arab Saudi, saat itu terjadi pula eksodus pemain Eropa ke Saudi.
Nahas, bermain di Saudi Pro League sepertinya tidak cocok bagi Henderson. Bahkan dia tidak lagi jadi starter di Al Ettifaq. Kabarnya Henderson juga tidak puas dengan perlakuan pelatih.
Gelandang 33 tahun itu pun akhirnya memilih 'kabur' dari Arab Saudi, kembali ke Eropa. Untungnya, masih ada Ajax Amsterdam yang mau menampung Henderson, memberi kesempatan kedua.
Nah transfer Henderson ke Arab saudi yang berlangsung singkat termasuk dalam daftar transfer yang jadi lelucon di mata fans. Apa saja yang lainnya?
1. Angel Di Maria > Man United

Angel Di Maria tiba di Manchester United dengan ekspektasi tinggi. Bahkan Setan Merah memecahkan rekor transfer termahal Liga Inggris pada saat itu, demi mendatangkan Di Maria dari Real Madrid.
Kedatangan Di Maria disambut meriah. Dia dipercaya mengenakan nomor punggung keramat, no.7. Harapan fans begitu tinggi untuk melihat Di Maria jadi pilar baru.
Nahas, musim debut Di Maria berjalan buruk. Dia mengalami cedera kambuhgan dan terlibat cekcok dengan pelatih Louis van Gaal. Hanya semusim di MU, Di Maria lantas pindah ke PSG.
2. Jadon Sancho > Man United

Kasusnya lebih buruk dari Di Maria. Jadon Sancho adalah salah satu bakat terbaik sepak bola Inggris. Dia gemilang di Borussia Dortmund, lantas MU tertarik untuk merekrutnya pada musim panas 2021.
Sayangnya, Sancho gagal memenuhi ekspektasi. Situasinya cukup baik di bawa Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick, tapi kemudian merosot drastis sejak kedatangan Erik ten Hag.
Sancho terlempar dari tim inti, bahkan tidak bisa ikut latihan tim reguler. Alhasil, Januari 2024 ini, Sancho kembali ke Dortmund dengan status pinjaman.
3. Romelu Lukaku > Chelsea

Karier Romelu Lukaku cukup aneh. Dia main bagus di beberapa klub, tapi kemudian main buruk di klub lainnya. Sekarang pun Lukaku masih kesulitan di AS Roma.
Lukaku gagal total di MU, lantas Inter Milan tertarik mendatangkannya pada tahun 2019. Di luar dugaan, Lukaku main sangat bagus di Inter, membantu tim meraih Scudetto.
Performa apik Lukaku membuat Chelsea tertarik. Musim panas 2021, Lukaku pindah ke Chelsea. Nahasnya, performanya di Chelsea sangat buruk, sampai akhirnya dipinjamkan lagi ke Inter pada tahun 2022.
4. Alexis Sanchez > Man United

MU dengan getol mengalahkan Man City dalam perburuan Alexis Sanchez pada Januari 2018 silam. Sayangnya, kedatangan Sanchez ternyata tidak jadi solusi untuk Setan Merah.
Sanchez sebelumya memang main bagus di Arsenal, tapi dia gagal total di MU. Dia hanya bisa mencetak lima gol dalam 45 penampilan untuk Setan Merah, setelahnya dia lebih sering dicadangkan, lalu dipinjamkan ke Inter Milan.
5. Robbie Keane > Liverpool
Belasan tahun lalu, Robbie Keane mewujudkan mimpinya saat bergabung dengan Liverpool. Dia meninggalkan Totteham pada tahun 2008 demi bermain untuk The Reds, klub impian masa kecilnya.
Sayangnya, Keane gagal mengulangi performa apiknya saat masih di Spurs. Dia hanya mencetak tujuh gol, jauh di bawah ekspektasi. Hanya enam bulan, Liverpool mengembalikan Keane ke Spurs dengan harga lebih murah.
6. Leonardo Bonucci > AC Milan

Entah apa yang ada di pikiran Leonardo Bonucci pada saat itu. Tahun 2017, dia meninggalkan Juventus untuk bergabung dengan AC Milan, langkah transfer yang dianggap aneh.
Bonucci saat itu masih jadi pilar Juve, berhasil menuntun tim mencapai dua final Liga Champions. Terbukti, dia akhirnya gagal total di Milan. Performa dan permainan Bonucci sangat buruk, sampai akhirnya dia hanya bertahan satu tahun.
Nah itu dia tujuh transfer yang jadi lelucon sepak bola hingga saat ini, termasuk transfer Jordan Henderson di atas. Menurutmu gimana nih, Bolaneters?!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






