Ancaman Rasisme Buyarkan Negosiasi Zenit-M'Vila
Editor Bolanet | 23 Agustus 2012 20:15
- Rasisme masih juga belum hilang dari sepak bola dunia. Kali ini ancaman masalah rasisme membuat Zenit Saint Petersburg dan Yann M'Vila urung melanjutkan pembicaraan.
Masalah rasisme nampaknya memang sangat sulit untuk lepas dari dunia sepak bola. Masalah semacam ini kian kentara pada penduduk yang didominasi oleh orang kulit putih seperti Eropa. Kali ini kasus rasisme tengah mendera pemain timnas Prancis, Yann M'Vila.
M'Vila sebelumnya dikabarkan tengah didekati tiga tim di Eropa yaitu Zenit, , dan . Akan tetapi pendukung Zenit yang anti pemain kulit hitam memberikan ancaman kepada klub sehingga pihak manajemen urung untuk melanjutkan negosiasi yang ada. Dikabarkan sebelumnya bahwa klub asal Rusia ini juga telah memberikan nilai yang konkret untuk .
Pemain 22 tahun ini pun ternyata juga merasa terganggu dengan sikap para pendukung Zenit. Maka dari itu ia juga memutuskan untuk tidak melanjutkan pembicaraan. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi dua klub asal Inggris tersebut.
Dengan terbukanya peluang, Arsenal dan Tottenham tengah bersiap untuk menyelesaikan negosiasi tersebut. Manajer umum Rennes, Pierre Dreossi menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan pembicaraan dengan satu dari mereka dalam munggu ini.
Hingga saat ini masih belum tercapai kesepakatan. Kami akan melakukan negosiasi minggu ini dan berharap akan menemukan solusi, tukas Dreossi. (s360/bgn)
Masalah rasisme nampaknya memang sangat sulit untuk lepas dari dunia sepak bola. Masalah semacam ini kian kentara pada penduduk yang didominasi oleh orang kulit putih seperti Eropa. Kali ini kasus rasisme tengah mendera pemain timnas Prancis, Yann M'Vila.
M'Vila sebelumnya dikabarkan tengah didekati tiga tim di Eropa yaitu Zenit, , dan . Akan tetapi pendukung Zenit yang anti pemain kulit hitam memberikan ancaman kepada klub sehingga pihak manajemen urung untuk melanjutkan negosiasi yang ada. Dikabarkan sebelumnya bahwa klub asal Rusia ini juga telah memberikan nilai yang konkret untuk .
Pemain 22 tahun ini pun ternyata juga merasa terganggu dengan sikap para pendukung Zenit. Maka dari itu ia juga memutuskan untuk tidak melanjutkan pembicaraan. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi dua klub asal Inggris tersebut.
Dengan terbukanya peluang, Arsenal dan Tottenham tengah bersiap untuk menyelesaikan negosiasi tersebut. Manajer umum Rennes, Pierre Dreossi menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan pembicaraan dengan satu dari mereka dalam munggu ini.
Hingga saat ini masih belum tercapai kesepakatan. Kami akan melakukan negosiasi minggu ini dan berharap akan menemukan solusi, tukas Dreossi. (s360/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
Liga Italia 10 Juni 2026, 12:37
-
Piala Dunia 2026: Declan Rice Diangkat Jadi Wakil Kapten Inggris
Piala Dunia 8 Juni 2026, 09:32
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















