Bos Fenerbahce Bongkar Alasan Pahit Pecat Jose Mourinho: Gara-Gara Gaya Bermain?
Richard Andreas | 8 September 2025 07:14
Bola.net - Fenerbahce secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Jose Mourinho setelah menjalani kolaborasi selama satu tahun. Keputusan tersebut mengagetkan berbagai kalangan, terutama karena Mourinho masih memiliki catatan kemenangan yang tergolong positif.
Presiden klub Ali Koc akhirnya memberikan penjelasan mengenai latar belakang keputusan kontroversial ini. Menurut Koc, pemutusan hubungan kerja dengan Mourinho merupakan perpisahan yang menyakitkan bagi kedua belah pihak.
Meskipun mengakui kemampuan serta prestasi yang telah diraih sang pelatih, Koc berpendapat bahwa pendekatan permainan defensif Mourinho sudah tidak sejalan dengan visi klub ke depan. Fenerbahce menginginkan gaya bermain yang lebih agresif dan dominan, bukan hanya mengandalkan strategi bertahan.
Keputusan pemecatan ini dipicu oleh kegagalan tim di babak play-off Liga Champions. Kekalahan tipis dari Benfica membuat manajemen klub meragukan efektivitas metode Mourinho untuk musim yang akan datang.
Alasan Pemecatan Mourinho
Jose Mourinho dilepas pada 29 Agustus, hanya sekitar setahun lebih sejak meneken kontrak di Turki. Catatan 37 kemenangan dari total 62 pertandingan ternyata tidak mampu menyelamatkan posisinya.
Kekalahan agregat 0-1 dari Benfica menjadi turning point yang menentukan nasibnya. Ali Koc menekankan bahwa hasil pertandingan bukanlah isu pokok dalam keputusan ini.
"Tersingkir dari Benfica bukan masalah, tetapi cara kami tersingkir tidak dapat kami terima," tegas Koc. Menurutnya, pendekatan bermain Fenerbahce yang terlalu berhati-hati membuat klub terkesan tidak berkembang.
Koc melanjutkan, "Kami berpisah karena yakin skuad ini mampu menampilkan sepak bola yang lebih berkualitas. Di Turki, kami wajib mendominasi permainan. Kami mengalami kesulitan mengejar ketika tertinggal."
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perbedaan filosofi bermain menjadi faktor utama di balik pemecatan Mourinho.
Perpisahan yang Pahit
Koc mendeskripsikan momen berpisah dengan Mourinho sebagai keputusan yang sangat berat. Dia menyatakan bahwa hubungannya dengan pelatih asal Portugal itu sangat harmonis, bahkan melebihi sekadar relasi profesional.
"Chemistry kami sangat sempurna, pencapaiannya jelas terlihat, bahkan berhasil mendatangkannya saja sudah merupakan sebuah prestasi," ungkap Koc. Namun demikian, Fenerbahce merasa membutuhkan perubahan arah.
Filosofi dominasi menjadi DNA klub, dengan Koc menyebut rekor 99 gol dan 99 poin sebagai identitas genetik Fenerbahce. Mourinho dinilai belum mampu melanjutkan tradisi standar tinggi tersebut.
Bagi Koc, meninggalkan Mourinho bukan persoalan kemampuan atau pencapaian, melainkan perbedaan pandangan mengenai cara Fenerbahce seharusnya bermain. Keputusan itu, meski sulit, dipandang krusial bagi perkembangan klub di masa mendatang.
Pengganti Mourinho dan Masa Depan
Pasca pemecatan, Koc mengakui bahwa Luciano Spalletti sebenarnya menjadi target utama Fenerbahce. Akan tetapi, mantan pelatih timnas Italia tersebut menolak penawaran karena memutuskan tidak melatih pada musim ini.
Koc menjelaskan, pihak klub kini memusatkan perhatian untuk mencari pelatih asing yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa. "Kami sedang melakukan komunikasi dengan beberapa kandidat dan akan segera mengumumkan pelatih baru," tegasnya.
Sementara itu, masa depan Mourinho masih belum jelas. Pelatih berusia 62 tahun itu dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Premier League bersama Nottingham Forest atau West Ham.
Selain itu, terdapat spekulasi mengenai peluangnya melatih Rangers di kompetisi Skotlandia. Mourinho sendiri belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana kariernya selanjutnya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Pintu Masuk Paling Realistis Jika Mourinho Kembali ke Serie A: Lazio?
- Berita Panas Jose Mourinho Masuk Radar Manchester United, Jadi Kandidat Pengganti Ruben Amorim
- Apakah Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer Bersedia Kembali ke Manchester United?
- Riwayat Pemecatan Jose Mourinho: Sudah 7 Kali Dipecat, The Special One Sekarang Biasa Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions Matchday Terakhir: Napoli dan Benfica Siaga 1
Liga Champions 28 Januari 2026, 09:13
-
Nasib Jose Mourinho di Liga Champions Bergantung pada Alvaro Arbeloa
Liga Champions 27 Januari 2026, 13:56
-
Prediksi Benfica vs Real Madrid 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 11:03
-
Waduh! Juventus Terancam Gagal Daratkan Youssef En-Nesyri
Liga Italia 25 Januari 2026, 21:08
-
Juventus dan Nilai Tambah Youssef En-Nesyri untuk Lini Depan
Liga Italia 25 Januari 2026, 05:18
LATEST UPDATE
-
Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
Liga Inggris 30 Januari 2026, 06:01
-
Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:39
-
Superkomputer Prediksi Arsenal Juara Liga Champions, Mimpi Quadruple Kian Nyata
Liga Champions 30 Januari 2026, 05:21
-
Hasil Panathinaikos vs Roma: Bermain 10 Orang, Giallorossi Selamat di Menit Akhir
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:02
-
Hasil Aston Villa vs RB Salzburg: Drama Lima Gol, Comeback Gila di Villa Park!
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 04:56
-
Cristiano Ronaldo Bangun Istana Mewah di Portugal, Nilainya Tembus Rp500 Miliar
Bolatainment 30 Januari 2026, 04:50
-
Tak Terkalahkan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Juarai Putaran Pertama Proliga 2026
Voli 29 Januari 2026, 23:48
-
Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Liga Inggris 29 Januari 2026, 23:31
-
Jesse Lingard Segera Comeback, Serie A Jadi Tujuan Paling Realistis
Liga Italia 29 Januari 2026, 22:56
-
Espargaro Bersaudara Kompak Kuasai Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 21:37
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 29 Januari 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04


