Dari Old Trafford ke Derbi Istanbul: Rasa Sakit untuk Mourinho dari Solskjaer
Asad Arifin | 5 Mei 2025 10:06
Bola.net - Pertandingan penting tersaji pada pekan ke-32 Super Lig Turki 2024/2025, Minggu (4/5) malam WIB. Fenerbahce menjamu Besiktas di Stadion Sukru Saracoglu. Laga ini berdampak pada perebutan gelar juara.
Selain faktor tiga poin dan peluang juara bagi Fenerbahce, duel ini juga membawa unsur Manchester United. Sebab, laga ini jadi pertemuan dua mantan manajer MU yakni Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer.
Mourinho berada di kubu Fenerbahce. Dia datang pada awal musim 2024/2025 dan kini berada dalam persaingan gelar. Sedangkan, Solskjaer datang di tengah musim dengan harapan bisa mengangkat performa dari Besiktas.
Besiktas tampil sebagai pemenang pada laga bertajuk Derbi Istambul itu. Besiktas menang dengan skor 1-0, lewat gol yang dicetak Gedson Fernandes pada menit ke-44. Gol ini memberi rasa pahit yang dalam bagi Mourinho.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Solskjaer Pupus Harapan Mourinho Raih Gelar Juara?

Hasil pekan ke-32 Super Lig Turki bisa sangat berdampak dalam persaingan gelar juara. Kekalahan Fenerbahce bisa membawa efek besar. Sebab, pada laga lain, Galatasaray meraih kemenangan dengan skor 4-1 atas Sivasspor.
Galatasaray makin kokoh di puncak klasemen Super Lig Turki. Victor Osimhen dan kolega telah mengumpulkan 83 poin. Mereka unggul delapan poin dari Fenerbahce yang berada di bawahnya.
Ada selisih delapan poin dan hanya ada empat laga tersisa. Galatasaray dan Fenerbahce tidak akan saling berhadapan lagi. Jadi, peluang pasukan Mourinho untuk melewati poin Galatasaray dinilai sangat tipis.
"Saya berbicara tentang kompetisi. Saya melakukannya selama musim ini dan saya tidak mengubah satu kata pun. Salah satu masalah yang dialami Fenerbahce adalah kesulitan untuk mengatasi kekuatan sistem secara mental," ucap Mourinho.
Mourinho Tolak Memberi Nasehat pada Solskjaer

Jose Mourinho lebih dulu datang ke Turki dibanding Ole Gunner Solskjaer. Meskipun begitu, sang senior enggan memberikan nasehat pada Solskjaer untuk bisa meraih sukses. Dia yakin Solskjaer sudah cukup bekal untuk sukses.
"Ole sudah berada di sini selama beberapa bulan. Ia cukup berpengalaman dan cerdas untuk mempelajari apa yang harus dipelajarinya," kata Mourinho.
"Saya bukan siapa-siapa untuk memberinya nasihat. Kami berbicara di lorong sebelum pertandingan. Itu adalah hal yang wajar bagi dua orang yang saling menghormati tetapi harus bertanding. Setelahnya sama saja," sambung Mourinho.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05












