Gol PlayStation Ousmane Dembele: Sempat Salah Kontrol, Lanjut dengan Tembakan Lob Manis
Richard Andreas | 18 Januari 2026 05:02
Bola.net - Wajah terperangah kiper Lille, Berke Ozer, menjadi penanda paling jujur dari sebuah momen yang sulit dipercaya. Tergeletak di dalam gawangnya sendiri di Parc des Princes, Ozer baru saja menyaksikan sesuatu yang tak biasa.
Ousmane Dembele mencetak gol keduanya dalam kemenangan 3-0 PSG atas Lille, Sabtu 17 Januari 2026 dini hari WIB, lewat sebuah aksi yang kemudian disebut sang pelatih sebagai “gol PlayStation”. Dari sentuhan pertama hingga bola bersarang di gawang, semuanya terjadi hanya dalam 3,2 detik.
Malam itu akan selalu diingat bukan semata karena skor, melainkan karena satu chip kaki kiri yang merangkum keberanian, presisi, dan bakat murni Dembele.
Gol PlayStation Versi Luis Enrique
Pelatih PSG, Luis Enrique, tak menyembunyikan kekagumannya dalam konferensi pers seusai laga. Ia menggambarkan gol tersebut dengan istilah yang langsung melekat.
“Gol PlayStation. Saat Anda menekan semua tombol sekaligus, itulah yang terjadi,” kata Enrique. Ia menegaskan bahwa hanya pemain dengan kualitas Dembele yang mampu melakukan aksi semacam itu dalam ruang dan waktu yang begitu sempit.
Pujian itu terasa wajar. Bahkan bagi pemain yang meraih Ballon dOr tahun lalu, momen tersebut tetap istimewa. Enrique kembali menekankan bahwa kecemerlangan itu lahir dari kualitas individu yang jarang dimiliki pemain lain.
Dalam musim yang kerap diganggu cedera bagi juara Liga Champions, gol ini menjadi pengingat betapa berbahayanya Dembele ketika berada dalam kondisi ideal.
Awal Serangan dari Hal Sederhana
Sebelum keajaiban itu tercipta, segalanya bermula dari kerja keras. Upaya Lille membangun serangan dari lini belakang dipatahkan oleh kekuatan Nuno Mendes di area tengah.
Bola kemudian dialirkan cepat ke sisi kanan, menuju Desire Doue. Dalam sekejap, situasi terlihat masih aman bagi Lille, yang memiliki empat pemain di belakang bola.
Namun, satu umpan satu sentuhan ke kaki Dembele mengubah segalanya. Pertahanan Lille mendadak panik, sementara sang penyerang mulai menguasai ritme di tepi kotak penalti.
Dembele mengungkapkan niat awalnya selepas laga. “Saya ingin menembak dengan sentuhan pertama,” katanya kepada PSG TV. “Saya sedikit salah mengontrol bola.”
Salah Kontrol yang Menjadi Umpan
Penekanan ada pada kata “sedikit”. Bola nyaris tak pernah lepas dari kaki Dembele, dan dari momen itulah ia mulai mempermainkan para bek Lille.
Dua bek tengah, Nathan Ngoy dan Aissa Mandi, bergerak mendekat. Mandi bahkan menjatuhkan diri, berusaha menutup kemungkinan tembakan. Dembele merespons dengan cekatan, melakukan gerakan memutar dan sentuhan cepat untuk mencari ruang.
Masalahnya, ruang itu semakin sempit. Empat pemain Lille kini berada dalam radius dua meter, tiga di antaranya tepat menghalangi jalur tembak. Namun Dembele memilih berpikir di luar kebiasaan.
“Saya melihat kiper sedikit maju, jadi saya mencoba melakukan lob,” ujarnya. Salah kontrol tadi justru menarik Ozer keluar dari garis gawang, membuka peluang yang nyaris tak terlihat oleh pemain lain.
Chip yang Mengubah Segalanya
Dalam momen yang menuntut presisi sempurna, Dembele mengangkat bola dengan chip kaki kiri dari jarak 14 yard. Bola melambung lembut melewati Ozer, yang sudah berusaha mundur ke tepi kotak enam yard.
Tangan kiri Ozer terjulur, namun tak mampu menghentikan bola melayang ke gawang. Bagi sang kiper, itu menjadi pengalaman yang merendahkan, meski nyaris tak ada kesalahan besar yang ia lakukan.
Reaksi para pemain PSG menegaskan betapa luar biasanya gol tersebut. Gelandang Vitinha terlihat mengucapkan “Wow!” saat memeluk Dembele dalam perayaan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Prediksi PSG vs LOSC 17 Januari 2026
Liga Eropa Lain 16 Januari 2026, 03:00
-
Harapan Tinggi, Realita Pahit: Kondisi Paul Pogba Bikin Monaco Mulai Frustrasi
Liga Eropa Lain 15 Januari 2026, 21:54
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Hanya Butuh 3 Hari untuk Hancurkan Sang Tetangga Berisik
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:10
-
Prediksi Wolves vs Newcastle 18 Januari 2026
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:00
-
MU 'Hancurkan' Manchester City, Peter Schmeichel: Terima Kasih, Carrick!
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:50
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Momen Kamera Tangkap Gerutu Declan Rice Usai Gagal Kalahkan Nottingham Forest
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:12
-
Dominasi 78 Persen Tapi Kalah, Juventus Ukir Sejarah Paling Memalukan di Serie A
Liga Italia 18 Januari 2026, 06:40
-
Kontroversi Handball Ola Aina yang Tak Berbuah Penalti: Arsenal Dizalimi Wasit?
Liga Inggris 18 Januari 2026, 06:14
-
Man of the Match Cagliari vs Juventus: Elia Caprile
Liga Italia 18 Januari 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48








