Jarang Cetak Gol dan Terlalu Sering Pamer Skill, Kylian Mbappe Sempat Dihajar Kritik Pedas
Ari Prayoga | 27 Maret 2021 21:21
Bola.net - Bintang PSG, Kylian Mbappe mengakui bahwa ketika masih bermain di tim junior, ia kerap mendapat kritik karena jarang mencetak gol dan terlalu sering pamer skill.
Sinar Mbappe mulai terlihat ketika ia masih memperkuat AS Monaco. Di usia yang masih 18 tahun, ia pindah ke PSG dengan status pinjaman dan kemudian dipermanenkan dengan biaya 180 juta euro.
Prestasi Mbappe pun semakin meningkat dari musim ke musim. Di Ligue 1 musim ini, bomber internasional Prancis itu masih menjadi top skorer dengan 20 gol dari 25 laga.
Cerita Mbappe
Mbappe pun mengakui bahwa sebagai pemain dengan teknik individual di atas rata-rata, ia pernah mendapat kritik pedas karena dianggap terlalu sering menggocek bola untuk pamer skill.
"Untuk waktu yang lama, di tim yjunior, orang mengatakan saya tidak cukup mencetak gol dan terlalu banyak pamer. Dalam sepak bola saat ini, Anda harus mencetak gol. Dan untuk mencetak gol, Anda harus berlatih bagaimana melakukannya. Anda harus mengasahnya di sesi latihan," ujar Mbappe kepada UEFA.
"Saat Anda kesulitan, tidak ada orang lain yang bisa membangkitkan Anda. Anda harus kuat secara mental dan melakukan segalanya untuk memahami bahwa Anda bisa memindahkan gunung. Saat saya pergi ke lapangan, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya akan memberi saya semua untuk menjadi yang terbaik yang saya bisa." tambahnya.
Ambisi Mbappe
Di usia yang masih sangat belia, Mbappe sudah mampu menjadi bintang Prancis kala merengkuh gelar juara Piala Dunia 2018 lalu. Meski demikian, Mbappe tetap menginginkan trofi kedua.
"Kami ingin memenangkan yang kedua. Piala Dunia adalah tujuan, sesuatu yang Anda usahakan untuk waktu yang lama dan Anda menang ketika Anda telah berusaha mencapai puncak," tutur Mbappe.
"Saya cukup beruntung memenangkannya pada usia 19, itu adalah sesuatu yang akan membantu saya maju dalam karier saya. Akan ada tantangan lain, dan ambisi saya adalah memenangkan yang kedua." tandasnya.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








