Nose Pinch Attack! Kalah, Mourinho Serang Pelatih Lawan dengan Jurus 'Jepitan Hidung'
Gia Yuda Pradana | 3 April 2025 12:58
Bola.net - Jose Mourinho kembali mencuri perhatian, kali ini dengan aksi kontroversial usai Fenerbahce tersingkir dari Piala Turki. Dalam pertandingan panas pada Rabu malam, Fenerbahce harus mengakui keunggulan Galatasaray dengan skor 1-2.
Dua gol dari Victor Osimhen membawa Galatasaray unggul di babak pertama, lalu Sebastian Szymanski memperkecil ketertinggalan bagi Fenerbahce menjelang turun minum. Ketegangan semakin memuncak ketika Mert Hakan Yandas dari Fenerbahce mendapat kartu merah, diikuti oleh Kerem Demirbay dan Baris Alper Yilmaz dari Galatasaray.
Tak hanya pemain, asisten pelatih Fenerbahce, Salvatore Foti, juga diusir dari lapangan. Namun, drama belum berakhir begitu saja.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika Mourinho melancarakan jurus 'penjepit hidung' ke pelatih Galatasaray, Okan Buruk.
Aksi Mourinho yang Mengundang Kontroversi
Setelah peluit akhir dibunyikan, Mourinho terlihat menyentuh wajah pelatih Galatasaray, Okan Buruk, saat yang bersangkutan berjalan menuju lapangan. Buruk kemudian terjatuh, sementara Mourinho segera ditarik oleh Cihan Mert Cengiz, anggota staf kebugaran Fenerbahce.
Tindakan tersebut berujung pada kartu merah bagi Mourinho, yang membuatnya tidak bisa menghadiri konferensi pers pasca-pertandingan. Insiden ini menambah catatan kontroversi dalam perjalanan Mourinho di Turki.
Ketika dimintai komentar, Buruk merespons dengan santai. "Tidak ada yang terjadi antara saya dan dia. Saat saya hendak memberi selamat kepada wasit, dia berjalan pergi, lalu dari belakang dia menjepit hidung saya," ungkapnya, seperti dikutip Metro.
Okan Buruk Tak Mau Membesar-besarkan
Buruk mengakui bahwa insiden itu bukan sesuatu yang menyenangkan. "Itu hanya goresan kecil. Ini bukan hal yang bagus atau elegan. Kami selalu ingin tetap fokus pada pertandingan. Saya tidak akan membesar-besarkan ini," tambahnya.
Pelatih Galatasaray itu juga menyayangkan bahwa momen jabat tangan sebelum dan sesudah laga tidak terjadi. "Kami seharusnya berjabat tangan sebelum dan setelah pertandingan. Itu tidak terjadi. Namun, ini bukan masalah besar. Saya tidak akan membesar-besarkannya."
Setelah pertandingan, akun resmi Galatasaray membagikan foto Mourinho dan Buruk dengan pesan menohok: "Anda tidak akan menyerang, Anda akan mencerna."
Pukulan bagi Ambisi Mourinho

Fenerbahce kini masih tertinggal enam poin dari Galatasaray di puncak klasemen Super Lig Turki meskipun memiliki satu laga lebih banyak untuk dimainkan. Namun, kegagalan di Piala Turki semakin memperkecil peluang Mourinho meraih trofi pada musim pertamanya di klub.
Sebelumnya, harapan Mourinho di pentas Eropa juga pupus setelah Fenerbahce tersingkir dari Liga Europa oleh Rangers bulan lalu. Kini, satu-satunya harapan tersisa adalah menyalip Galatasaray di liga domestik.
Dengan tensi yang terus meningkat dan tekanan semakin besar, apakah Mourinho mampu membalikkan keadaan? Atau insiden ini justru menjadi awal dari ketegangan lain yang lebih besar di Turki?
Sumber: Metro
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Ferran Torres, Kepercayaan diri Barcelona, dan Final El Clasico yang Membakar Semangat
Barcelona dan Mimpi yang Diperbolehkan
Dua Raksasa, Satu Takhta: Final Copa del Rey, El Clasico Real Madrid vs Barcelona
Rapor Pemain Liverpool di Derby Merseyside Kontra Everton: 2 Bek Dapat Rating 8
Rapor Pemain Man City saat Tundukkan Leicester: Dias Tangguh di Belakang, Grealish Buka Jalan Kemenangan
Rapor Pemain Inter Milan di Derby Kontra AC Milan: Nyaris Tak Ada yang Istimewa
Rapor Pemain Milan di Derby Melawan Inter: Beberapa Tampil Mengecewakan
Rapor Pemain Barcelona saat Singkirkan Atletico Madrid di Semifinal Copa del Rey: Semua Lini Solid!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri akui Tergoda Bujuk Rayu Jose Mourinho dan Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 15:40
-
Cabor Mendayung Sumbangkan Medali Perak Ketiga Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 15:38
-
Cristiano Ronaldo dan Ambisi Mengejar 1000 Gol
Piala Eropa 24 September 2026, 15:20
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Comeback!
Liga Inggris 24 September 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Norwegia dan Sebuah Kemenangan yang Terasa Istimewa
Piala Eropa 25 September 2026, 09:05
-
Jorge Jesus Ungkap Alasan Cristiano Ronaldo Diganti: Kebutuhan Pertandingan
Piala Eropa 25 September 2026, 08:55
-
Portugal di Bawah Jorge Jesus: Menyerang, Pressing, Tak Membiarkan Lawan Bernapas
Piala Eropa 25 September 2026, 08:45
-
Portugal Mengontrol Permainan dan Punya Peluang untuk Cetak Lebih Banyak Gol
Piala Eropa 25 September 2026, 08:33
-
Pengakuan untuk Kualitas dan Ketajaman Portugal
Piala Eropa 25 September 2026, 08:27
-
Jurgen Klopp Anggap Hasil Imbang Jerman Kontra Belanda Sudah Cukup
Piala Eropa 25 September 2026, 07:13
-
Debut Mengesankan Ruben van Bommel Bersama Belanda
Piala Eropa 25 September 2026, 07:10
-
Ter Stegen Kecewa Jerman Gagal Menang di Menit Akhir
Piala Eropa 25 September 2026, 07:01
-
Cody Gakpo: Hasil Imbang yang Terasa Sedikit Mengecewakan
Piala Eropa 25 September 2026, 06:52
-
Xavi: Belanda Tampil Lebih Baik daripada Jerman
Piala Eropa 25 September 2026, 06:44
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
-
Jalan Juventus Mendapatkan Alisson Becker Makin Lapang
Liga Italia 25 September 2026, 00:17
-
Target Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026: Medali Perunggu
Voli 24 September 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



