Review: Dortmund Menangkan DFL Supercup
Editor Bolanet | 14 Agustus 2014 00:55
- Borussia Dortmund berhasil meraih gelar DFL Supercup 2014 setelah mengalahkan Bayern Munich di Signal Iduna Park dengan skor 2-0 pada hari Rabu (13/08) malam.
Josep Guardiola menerapkan formasi tiga bek tengah dengan menempatkan Jerome Boateng, Javi Martinez dan David Alaba, sistem ini tak berjalan mulus sepanjang berlangsungnya laga.
Sepuluh menit pertandingan berjalan, Alaba melakukan kesalahan dalam melepas umpan sehingga memberi peluang bagi Ciro Immobile, sayang tendangan mantan striker Torino itu sedikit melebar di kanan gawang Neuer.
Manuel Neuer tetap mempertahankan kemampuan terbaiknya di bawah mistar, setelah menyelamatkan kesalahan Javi Martinez, ia mementahkan tendangan keras Kirch, belum lagi sundulan Ginter yang mampu ditangkap dengan sempurna.
Dominasi tuan rumah terbayar setelah Henrikh Mkhitaryan dengan telak melepaskan tendangan kaki kanan di dalam kotak penalti setelah Aubameyang kehilangan bola di menit ke-23.
Die Rotten harus kehilangan Martinez yang cedera di menit 31 dan digantikan oleh Dante.
Di sisa babak pertama, tuan rumah terus tancap gas dan Bayern benar-benar harus berterima kasih pada Neuer yang menjaga gawangnya dari serbuan Kehl dan Hofmann.
Babak pertama pun usai dengan keunggulan 1-0 bagi Dortmund.
Di awal 45 menit kedua, Robert Lewandowski berusaha membukikan kemampuannya namun Langerak mampu mengendus bahaya yang datang dan melakukan penyelamatan.
Dominasi Dortmund kembali berlanjut, sementara Bayern kesulitan untuk keluar dari tekanan tuan Die Borussen.
Signal Iduna Park kembali bersorak merayakan gol di menit 62. Pierre-Emerick Aubameyang berdiri cukup bebas di depan gawang menyambut crossing Lukasz Piszczek dengan sundulan.
Tim asuhan Jurgen Klopp semakin nyaman memainkan tempo pertandingan dengan keunggulan dua gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan skor 2-0 untuk kemenangan Dortmund tak berubah.
Gelar DFL Supercup ini menjadi yang kelima bagi Dortmund, menyamai jumlah gelar DFL Supercup yang dimiliki Bayern.
Susunan pemain:
Dortmund: Langerak; Piszczek, Sokratis, Ginter, Schmelzer (Durm 46'); Kehl, Kirch (Bender 85'); Hofmann, Mkhitaryan, Aubameyang (Ramos 63'); Immobile
(bola/dct)
Josep Guardiola menerapkan formasi tiga bek tengah dengan menempatkan Jerome Boateng, Javi Martinez dan David Alaba, sistem ini tak berjalan mulus sepanjang berlangsungnya laga.
Sepuluh menit pertandingan berjalan, Alaba melakukan kesalahan dalam melepas umpan sehingga memberi peluang bagi Ciro Immobile, sayang tendangan mantan striker Torino itu sedikit melebar di kanan gawang Neuer.
Manuel Neuer tetap mempertahankan kemampuan terbaiknya di bawah mistar, setelah menyelamatkan kesalahan Javi Martinez, ia mementahkan tendangan keras Kirch, belum lagi sundulan Ginter yang mampu ditangkap dengan sempurna.
Dominasi tuan rumah terbayar setelah Henrikh Mkhitaryan dengan telak melepaskan tendangan kaki kanan di dalam kotak penalti setelah Aubameyang kehilangan bola di menit ke-23.
Die Rotten harus kehilangan Martinez yang cedera di menit 31 dan digantikan oleh Dante.
Di sisa babak pertama, tuan rumah terus tancap gas dan Bayern benar-benar harus berterima kasih pada Neuer yang menjaga gawangnya dari serbuan Kehl dan Hofmann.
Babak pertama pun usai dengan keunggulan 1-0 bagi Dortmund.
Di awal 45 menit kedua, Robert Lewandowski berusaha membukikan kemampuannya namun Langerak mampu mengendus bahaya yang datang dan melakukan penyelamatan.
Dominasi Dortmund kembali berlanjut, sementara Bayern kesulitan untuk keluar dari tekanan tuan Die Borussen.
Signal Iduna Park kembali bersorak merayakan gol di menit 62. Pierre-Emerick Aubameyang berdiri cukup bebas di depan gawang menyambut crossing Lukasz Piszczek dengan sundulan.
Tim asuhan Jurgen Klopp semakin nyaman memainkan tempo pertandingan dengan keunggulan dua gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan skor 2-0 untuk kemenangan Dortmund tak berubah.
Gelar DFL Supercup ini menjadi yang kelima bagi Dortmund, menyamai jumlah gelar DFL Supercup yang dimiliki Bayern.
Susunan pemain:
Dortmund: Langerak; Piszczek, Sokratis, Ginter, Schmelzer (Durm 46'); Kehl, Kirch (Bender 85'); Hofmann, Mkhitaryan, Aubameyang (Ramos 63'); Immobile
Cadangan: Alomerovic, Subotic, Bender, Jojic, Grosskreutz, Ramos, Durm
Bayern: Neuer; Boateng, J Martinez (Dante 31'), Alaba; Rode, Gaudino, Hojbjerg (Gotze 59'), Bernat; Muller (Lahm 46'), Shaqiri; Lewandowski
Cadangan: Reina, Dante, Pizarro, Gotze, Lahm, Badstuber. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 16:52
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 18:18
-
Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
Piala Dunia 14 Juni 2026, 18:15
-
Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
Piala Dunia 14 Juni 2026, 17:45
-
Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 17:42
-
Klasemen Pembalap WorldWCR 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 17:27
-
Timnas Inggris Dibangun untuk Harry Kane
Piala Dunia 14 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














