Utamakan Areola, Bos PSG Jadikan Buffon Nomor Dua
Yaumil Azis | 11 September 2018 20:00
- Status legendaris rupanya tidak membuat Gianluigi Buffon bisa serta merta mendapatkan posisi inti di skuat PSG. Sang pelatih, Thomas Tuchel, mengakui bahwa dirinya lebih mengutamakan Alphonse Areola.
Setelah menjalani karir selama 17 tahun di Juventus, Gianluigi Buffon pada bulan Juli lalu memutuskan untuk pergi. Namun ia masih belum ingin gantung sepatu meski umurnya sudah mencapai 42 tahun.
Untuk melanjutkan kiprahnya, Buffon memutuskan untuk bergabung dengan klub besar Eropa lainnya, PSG. Ia pun sempat mencatatkan dua penampilan di Ligue 1 sebelum posisinya dipercayakan kepada Areola.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Thomas Tuchel.
Buffon Tetap Penting
Walaupun tidak memainkan Buffon, namun Tuchel tetap menegaskan bahwa kehadiran kiper legendaris itu tidak hanya untuk menghangatkan bangku cadangan saja. Keputusan itu diambilnya karena ia ingin memberikan kesempatan bermain untuk Areola.
Gigi bukanlah pemain yang hanya akan duduk di bangku cadangan, dia memiliki pengaruh besar kepada tim di setiap harinya, ujar Tuchel kepada RMC Sport 1.
Dia bermain hebat di Guingamp, menyelamatkan kami di babak pertama saat skor masih 1-0. Gigi dicadangkan karena Alphonse butuh bermain, lanjutnya.
Utamakan Areola
Keberadaan dua kiper berkualitas ini jelas membuat Tuchel bingung menentukan pilihan. Namun, mantan nahkoda Dortmund tersebut mengatakan bahwa Areola saat ini sedang berada di posisi terdepan.
Keputusannya belum selesai, tetapi saya berkata kepada Alphonse Areola bahwa menurut opini saya, dia berada terdepan untuk menjadi nomor 1 di klub masa kecilnya ini, tambahnya.
Alphonse datang dari tim muda, PSG adalah hidupnya, itu sangat berarti besar untuknya. Dia ingin membuktikan dirinya di PSG, itu adalah situasi yang harus dihormati dan kami harus mewujudkan, tutupnya.
Areola sudah bergabung dengan PSG saat dirinya masih berumur 13 tahun, di mana dirinya direkrut dari Petit Anges di tahun 2006. Ia baru benar-benar masuk ke skuat inti Les Parisiens di tahun 2012.
Saksikan Juga Video Ini
Bagaimana keseruan para suporter saat mendukung atlet Indonesia di ajang Asian Games 2018 yang lalu? Silahkan simak ulasannya pada tautan video di bawah ini
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Cari Manajer Baru, Man United Didukung Untuk Angkut Eks Arsitek Chelsea Ini
Liga Inggris 16 Januari 2026, 03:59
-
Prediksi PSG vs LOSC 17 Januari 2026
Liga Eropa Lain 16 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









