Zlatan Bukan Arogan, Tapi Pria Berhati Besar
Editor Bolanet | 12 September 2013 01:31
- Penyerang Paris Saint-Germain (), Zlatan Ibrahimovic, menegaskan jika dirinya adalah seorang pria dengan hati besar, sekaligus menepis anggapan bahwa dirinya arogan.
Selama ini, kapten timnas itu memang kerap menjadi tokoh antagonis di dunia sepakbola, terutama jika mengacu pada karier singkatnya di Barcelona FC. Konflik dengan pelatihnya kala itu, Josep Guardiola, bahkan kerap terjadi.
Sosok pemain 31 tahun itu memang dikenal tidak seramah wajah Lionel Messi di Nou Camp. Dengan bukti kualitas yang dimilikinya, Zlatan memang seringkali menunjukkan sisi unik darinya yang juga kerap disalahartikan sebagai bentuk kesombongan.
Hal itu rupanya membuat Zlatan cukup gerah, terutama ketika membaca anggapan publik terkait karakternya. Menurutnya, penilaian tersebut hanya datang dari orang yang belum mengenalnya, karena ia mengaku sejatinya merupakan seorang pria berhati besar.
Saya sering membaca bahwa orang-orang berpikir saya arogan. Mereka menyebut saya angkuh, sebuah karakter buruk. Saya memilikinya sejak muda, dan saat bertemu, orang pasti tahu saya tak seperti yang disebutkan media, ujar Zlatan.
Anda tidak bisa menghakimi seseorang sebelum bertemu dengan mereka. Saya takkan melakukan hal itu. Di manapun saya bermain, saya menang. Namun saya hanya puas jika rekan setim, fans dan semua orang bahagia. Saya punya hati yang besar. [initial] (bbc/atg)
Selama ini, kapten timnas itu memang kerap menjadi tokoh antagonis di dunia sepakbola, terutama jika mengacu pada karier singkatnya di Barcelona FC. Konflik dengan pelatihnya kala itu, Josep Guardiola, bahkan kerap terjadi.
Sosok pemain 31 tahun itu memang dikenal tidak seramah wajah Lionel Messi di Nou Camp. Dengan bukti kualitas yang dimilikinya, Zlatan memang seringkali menunjukkan sisi unik darinya yang juga kerap disalahartikan sebagai bentuk kesombongan.
Hal itu rupanya membuat Zlatan cukup gerah, terutama ketika membaca anggapan publik terkait karakternya. Menurutnya, penilaian tersebut hanya datang dari orang yang belum mengenalnya, karena ia mengaku sejatinya merupakan seorang pria berhati besar.
Saya sering membaca bahwa orang-orang berpikir saya arogan. Mereka menyebut saya angkuh, sebuah karakter buruk. Saya memilikinya sejak muda, dan saat bertemu, orang pasti tahu saya tak seperti yang disebutkan media, ujar Zlatan.
Anda tidak bisa menghakimi seseorang sebelum bertemu dengan mereka. Saya takkan melakukan hal itu. Di manapun saya bermain, saya menang. Namun saya hanya puas jika rekan setim, fans dan semua orang bahagia. Saya punya hati yang besar. [initial] (bbc/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Noni Madueke tak Lebih Baik dari Kabel!
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
-
AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:19
-
AS Roma Resmi Datangkan Santiago Castro, Beri Sang Striker Muda Nomor 9
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:13
-
Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:06
-
Maxence Lacroix Resmi Gabung Chelsea
Liga Inggris 30 Juli 2026, 17:36
-
John Stones Tiba untuk Tes Medis Jelang Bergabung dengan Inter Milan
Liga Italia 30 Juli 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16















