Malangnya Israel
Editor Bolanet | 14 Juli 2010 19:16
Bola.net - Israel punya catatan malang dalam sejarah Piala Dunia. Jika nenek moyang bangsa ini, sering terusir dari satu negeri ke negeri lainnya, tim sepak bolanya harus pindah dari satu konfederasi ke konfederasi lainnya. Israel mengawali dengan memakai nama Palestina (British Mandate of Palestine). Masuk ke FIFA tahun 1929, “Palestina yang Israel” mulai mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia, di tahun 1934 dan 1938. Keduanya berakhir dengan kegagalan. Saat negara Israel berdiri tahun 1948, tim sepak bolanya berganti nama jadi Israel. Sebagai peresmiannya, timnas Israel beruji coba dengan Amerika Serikat. Israel kalah 1-3. Setelah absen di dua Piala Dunia, Israel mencoba keberuntungannya kembali. Tim berlambang bola Bintang David ini mengikuti babak kualifikasi Piala Dunia 1958 di Zona Asia/Afrika. Sayangnya dari sinilah, nasib terlunta-luntanya dimulai. Masuk Grup 2 kualifikasi Zona Asia/Afrika, Israel harus melawan Turki. Tapi belum bertanding, Turki langsung menyatakan mundur. Tanpa harus bertanding, Israel maju ke putaran kedua kualifikasi. Di putaran kedua, Israel semestinya akan melawan tiga negara, yaitu Indonesia, Mesir, dan Sudan. Tapi, tak ada satu pun pertandingan yang dilangsungkan. Indonesia, yang sebelumnya maju ke putaran kedua setelah bersusah-payah mengalahkan China (RRC) dalam tiga pertandingan, memilih mundur karena menolak bertanding di Israel. Mesir dan Sudan rupanya juga berpendapat sama. Israel pun tidak bertanding sama sekali. Mengingat semua lawannya mundur, Israel bisa langsung melaju ke Swedia. Sayangnya, FIFA punya peraturan kalau tim yang sama sekali tidak bertanding di babak kualifikasi tidak boleh begitu saja berlaga di putaran final Piala Dunia. FIFA mulai mencarikan lawan tanding untuk Israel yang malang itu. Pilihan jatuh pada Belgia, tim Eropa dengan nilai terbaik yang gagal lolos. Namun, Belgia menolak lawan Israel tanpa alasan jelas. Lawannya pun diganti ke Wales, dan negara ini pun bersedia. Kedua tim pun bertanding secara tandang dan kandang. Israel kalah oleh Wales baik di kandang maupun tandang, masing-masing dengan skor 2-0. Karena itu Wales-lah yang melaju ke putaran final Piala Dunia 1958. Merasa tidak diterima oleh tetangganya di Asia, Israel meninggalkan Zona Asia dan memilih bergabung dengan Konfederasi Sepak bola Oceania (OFC) yang mewadahi Australia dan negara-negara di Samudera Pasifik. Ternyata meski harus menempuh perjalanan sejauh separuh ukuran bumi, pilihan ini ternyata membawa berkah tersendiri. Di zona inilah mereka bisa merasakan bagaimana rasanya berlaga di putaran final Piala Dunia 1970. Mereka berhasil melewati hadangan Selandia Baru dan Australia untuk bisa lolos ke Meksiko. Di Meksiko, kiprah Israel tak buruk-buruk amat karena mereka sempat menahan Swedia dan Italia di fase grup. Dengan jalur Oceania, mereka hampir bisa kembali lolos ke Piala Dunia 1990, sebelum kalah di babak play-off oleh wakil Amerika Latin, Kolombia. Memasuki dekade '90-an, Israel akhirnya memantapkan diri untuk bergabung dengan Konfederasi Sepak bola Eropa (UEFA). Israel mulai kompetisi di zona ini sejak tahun 1992 untuk berebut tempat di Piala Dunia 1994. Di bawah naungan UEFA, Israel tampaknya sudah tidak ingin berpindah lagi. Namun pilihan ini mengakibatkan Israel harus lebih sabar agar bisa lolos ke piala dunia, karena harus melawan banyaknya tim-tim kuat di Eropa. (bola/bola)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
-
Barcelona Siap Lepas Alejandro Balde, MU Langsung Gas?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:26
-
Lutut Gavi yang Selalu Bikin Cemas
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



