Buka Peluang Baru dengan Belajar Korean Pie Dubai Coco Pistachio di Kelas Baking Rumah BUMN BRI

Asad Arifin | 13 Juni 2026 19:35
Buka Peluang Baru dengan Belajar Korean Pie Dubai Coco Pistachio di Kelas Baking Rumah BUMN BRI
Suasana pelatihan pembuatan korean pie dubai coco pistachio di kelas baking Rumah BUMN BRI (c) Asad Arifin

Bola.net - Aroma cokelat perlahan memenuhi ruangan Rumah BUMN BRI Kota Malang, Selasa (9/6/2026) siang WIB. Di atas meja, deretan bahan dessert mulai tertata rapi. Ada cokelat, pistachio spread, kunafa, hingga berbagai perlengkapan baking yang siap digunakan.

Mengelilingi meja persegi panjang yang ada di tengah ruangan, 11 ibu-ibu tampak serius memperhatikan setiap instruksi yang diberikan Nadhira Kurniadanty, owner Bready Maroety, yang menjadi mentor. Mereka menata kue, mengikuti langkah demi langkah yang hingga menaburkan pistachio.

Advertisement

Pada hari tersebut, Rumah BUMN BRI Kota Malang sedang melakukan kelas baking yang terbuka untuk umum. Sebagian peserta datang karena hobi baking atau memasak. Namun, ada juga peserta yang sengaja datang karena untuk mengembangkan usaha.

Salah satunya adalah Rina Orin. Perempuan berusia 57 tahun itu adalah pemilik usaha Orin Brownies Kukus. Dia mengaku datang karena tertarik dengan menu yang diolah. Rina merasa menu brownies kukus ditempatnya bisa dikombinasikan dengan pistachio maupun kunafa.

"Pengetahuan yang didapat bisa membantu saya menambah varian produk. Ilmu seperti ini tidak bisa begitu saja kita beli. Melalui pelatihan dan pengalaman seperti inilah kami bisa terus belajar dan berkembang," ujarnya.

Di tengah tren kuliner yang terus berubah, menurut Rina, pelatihan yang digelar Rumah BUMN BRI Kota Malang itu menjadi ruang belajar yang mempertemukan semangat berbagi ilmu dengan upaya mengembangkan usaha.

"Kegiatan ini sangat membantu dan mendukung kami para pelaku UMKM. Selain gratis, kami juga mendapatkan ilmu yang bisa menjadi bekal untuk mengembangkan usaha ke depannya," katanya.

1 dari 2 halaman

Mencari Peluang Baru dari Tren yang Sedang Viral

Suasana pelatihan pembuatan korean pie dubai coco pistachio di kelas baking Rumah BUMN BRI (c) Asad Arifin

Selama hampir dua jam, Rina dengan tekun mengikuti sesi pelatihan. Sang mentor, Nadhira, tak hanya menjelaskan resep. Ia juga mendampingi peserta mulai dari tahap menyiapkan bahan, membuat pistachio kunafa hingga memasak choco ganache.

Usai pelatihan berakhir, Nadhira masih terlihat antusias berbagi cerita mengenai tren kekinian di dunia baking. Menurutnya, Korean Pie Dubai Coco Pistachio dipilih karena sedang menjadi salah satu produk yang banyak diminati pasar.

Dalam kelas tersebut, peserta diajarkan dua tahapan utama. Pertama membuat pistachio kunafa dengan mencampurkan berbagai bahan sesuai resep. Tahap berikutnya adalah membuat choco ganache yang dimasak menggunakan kompor sebelum seluruh komponen dirangkai menjadi Korean Pie.

Bagi Nadhira, mengikuti tren bukan sekadar meniru produk yang sedang viral. Di balik sebuah produk baru, terdapat proses panjang yang harus dijalani pelaku usaha.

"Sebagai baker dan pelaku UMKM, kita harus mencari peluang dari tren yang sedang berkembang. Caranya dengan membuat resep baru, melakukan trial and error, menghitung harga, dan memikirkan strategi pemasaran agar produknya laku di pasaran," katanya.

Salah satu strategi yang bisa dipakai agar tidak ketinggalan zaman adalah memakai bahan yang sedang diminati pasar. Pada pelatihan kali ini, Nadhira menjadikan pistachio dan kunafa sebagai bahan utama. Menurutnya, dua bahan itu bisa memberi kesan premium dan nilai tambah bagi produk pastri.

"Pistachio ini bisa memberi kesan mahal bagi kue pastri. Selain itu ada cokelat dan kunafa yang saat ini sedang sangat populer. Sekarang, kalau ada dua bahan itu, bisa dibilang sudah naik kelas. Bukan hanya anak muda, tapi semua umur," katanya.

2 dari 2 halaman

Rumah BUMN BRI Bantu UMKM Naik Kelas

Rumah BUMN BRI Bantu UMKM Naik Kelas

Tampak luar Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI Kota Malang (c) Asad Arifin

Nadhira senang mendapat kesempatan untuk memberikan pelatihan mengolah pastri di Rumah BUMN BRI. Pada kesempatan itu, dia mengaku bukan hanya berbagi pengalaman, akan tetapi juga mendapat ilmu baru. Sebab, tidak sedikit peserta yang sudah punya usaha yang mapan.

"Semoga saya bisa dipercaya lagi untuk mengisi kelas-kelas berikutnya di Rumah BUMN BRI Kota Malang. Saya juga lihat para peserta antusias. Mereka juga datang dengan bekal pengetahuan dan pengalaman masing-masing. Jadi, seru," ucapnya.

Rumah BUMN BRI berada di Jalan Langsep No 1-2, Kota Malang. Beroperasi sejak 2017, Rumah BUMN BRI aktif memberikan pelatihan bagi pelaku UMKM maupun mereka yang belum punya usaha. Ada beragam pelatihan dan program pemberdayaan lainnya yang bisa diikuti.

"Peserta tidak dipungut biaya sama sekali dan terbuka untuk siapa saja, termasuk masyarakat yang belum memiliki usaha tetapi ingin belajar berwirausaha,” ucap Kordinator Rumah BUMN BRI Kota Malang, Indah Dwi Pangestu.

Menurut Indah Dwi, salah satu misi besar Rumah BUMN BRI adalah untuk mengantar pelaku UMKM naik kelas. Konsep naik kelas yang dimaksud ialah membantu masyarakat yang bahkan belum memiliki usaha, hingga pelaku UMKM yang sudah berjalan untuk bisa memperluas pasar.

"Rumah BUMN membantu mulai dari pelatihan dasar, pengurusan sertifikat halal, legalitas usaha, pemasaran, hingga membuka peluang ekspor," ucap Indah Dwi.

LATEST UPDATE