Presiden Prabowo Dorong Pembinaan Atlet Jangka Panjang, Olahraga Disabilitas Jadi Prioritas
Afdholud Dzikry | 20 Juni 2026 06:47
Bola.net - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap penguatan olahraga disabilitas dan pembinaan atlet jangka panjang saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta pelatih Timnas Indonesia John Herdman di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6). Pertemuan tersebut membahas sejumlah program prioritas pembangunan olahraga nasional.
Salah satu fokus utama yang dibicarakan adalah peningkatan perhatian terhadap masyarakat disabilitas yang aktif berolahraga. Pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah agar kelompok tersebut memiliki kesempatan lebih besar berkontribusi dalam dunia olahraga nasional.
Selain itu, pembahasan turut mencakup keberlanjutan program pemusatan latihan nasional dan pengembangan atlet masa depan. Presiden disebut mendukung kebijakan yang memungkinkan proses pembinaan berjalan dalam jangka panjang.
Arah kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat fondasi olahraga Indonesia. Dari pengembangan sumber daya manusia hingga pembinaan atlet usia dini, sejumlah program mulai disiapkan.
Olahraga Disabilitas Masuk Agenda Prioritas
Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir melaporkan sejumlah program yang berkaitan dengan olahraga disabilitas. Salah satunya adalah pengembangan sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat terlibat langsung dalam pembinaan olahraga.
Menurut Erick, perhatian Presiden terhadap sektor ini sangat besar. Pemerintah ingin memastikan masyarakat disabilitas memperoleh ruang yang lebih luas untuk berkembang melalui olahraga.
"Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas. Makanya salah satu program yang memang kita terus dorong bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta yang gemar berolahraga. Itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong para orang disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya, yang saya sampaikan Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka," ujar Erick.
Program tersebut menjadi salah satu langkah yang dilaporkan kepada Presiden sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga yang lebih inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.
Pelatnas Berkelanjutan dan Akademi Olahraga Nasional
Selain membahas olahraga disabilitas, Erick juga memaparkan kebutuhan pembinaan atlet yang berkesinambungan. Menurutnya, program pelatnas membutuhkan dukungan kebijakan dan pembiayaan jangka panjang agar hasilnya lebih optimal.
Presiden disebut mendukung pendekatan tersebut karena dinilai penting untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai ajang internasional. Mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade menjadi target yang harus direncanakan sejak awal.
"Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multi years, dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan prestasinya," kata Erick.
"Nah ini yang Bapak Presiden dorong karena itu persiapan dari tentu SEA Games, Asian Games, Olimpiade, mesti benar-benar dilakukan. Apalagi Bapak Presiden sudah memperhatikan kebijaksanaan bonus yang cukup baik, baik sekali bahkan. Di mana bonus ini 1 miliar (rupiah), nanti Asian Games dan Olimpiade pasti angkanya lebih baik lagi," lanjutnya.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Erick juga memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjaring atlet sejak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah. Selain itu, pemerintah masih mengkaji skema dana pensiun atlet untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan mereka setelah pensiun dari dunia olahraga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erick Thohir Kembali Pastikan Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:23
-
Dean James Antusias Kembali Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Saya Sangat Bersemangat
Tim Nasional 21 September 2026, 16:42
-
Ambisi Dean James Buru Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2026, 15:15
LATEST UPDATE
-
Estevao Willian Bicara soal Minim Menit Bermain di Chelsea Era Xabi Alonso
Liga Inggris 22 September 2026, 21:10
-
Raphinha Segera Tunjuk Agen Baru, Tugas Pertamanya Negosiasi Kontrak Baru dengan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:48
-
Lamine Yamal Ukir Rekor Baru Barcelona usai Start Gemilang Musim 2026/27
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:35
-
Federico Valverde Cedera Pergelangan Kaki, Absen Dua Pekan
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:00
-
Benjamin Sesko Angkat Bicara soal Cedera, Fokus Pulih di Manchester United
Liga Inggris 22 September 2026, 19:25
-
Terungkap, Ruang Ganti Real Madrid Sempat Yakin Vinicius Junior Bakal Gabung Arsenal
Liga Spanyol 22 September 2026, 19:24
-
Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Liga Inggris 22 September 2026, 17:28
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
Tim Nasional 22 September 2026, 17:04
-
Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
Liga Italia 22 September 2026, 16:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




