36 Karateka Masuk Pelatnas SEA Games 2013
Editor Bolanet | 2 April 2012 22:28
- Sebanyak 36 atlet karate proyeksi SEA Games 2013, resmi masuk pemusatan pelatihan nasional (Pelatnas) di Jakarta, Senin (2/4). Untuk memantapkan persiapan, mereka akan digembleng melalui kejuaraan WKF Premier League antarnegara pada Juni mendatang.
Sayangnya, agenda Pelatnas tersebut belum mendapat dukungan biaya dari KONI Pusat. Padahal, Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) sudah meminta bantuan ke KONI Pusat sejak beberapa pekan lalu.
Hingga kini, lami belum menerima bantuan apapun. Sementara mengenai biaya Pelatnas, diambil dari kas PB Forki dan sponsor. Satlak Prima dan Kemenpora juga belum ada, Kata Ketua Umum PB Forki, Hendardji Soepandji kepada para wartawan di Senayan, Jakarta, Senin 2/4).
Meski demikian, pihaknya tetap menggelar Pelatnas sejak jauh hari sebelum kejuaraan digelar. Hal itu dilakukan untuk membina teknik, strategi dan mental atlet supaya maksimal.
Pada WKF Premier League yang bakal diselenggarakan 23-24 Juni mendatang, Indonesia akan menjadi tuan rumah. Menurut Hendardji, sebanyak 80 negara sudah memastikan diri ikut ambil bagian di kejuaraan bergengsi tersebut.
Kami menargetkan bisa menembus lima besar di WKF Premier League. Meski persaingan akan berat, kami yakin bisa menggapainya. Karena itu, Pelatnas harus dimulai dari sekarang, ujar dia.
Di bagian lainnya, dua karateka asal Jawa tengah (Jateng) terpilih masuk Pelatnas. Keduanya yaitu Imam Tauhid Ragananda (Salatiga) di nomor Kumite -55 Kg bagian putra dan Dyah Puspitasari (Grobogan) di nomor Kumite -55Kg bagian putri.
Imam mengatakan, pada kejuaraan Premier League nanti, dirinya akan berupaya tampil maksimal untuk merealisasikan impiannya. Namun, ia menyadari itu tidak mudah karena para pesaingnya dari Eropa dianggap memiliki berbagai kelebihan, seperti jangkauan dan pukulan.
Antisipanya, saya harus jaga jarak. Jangan sampai terbawa permainan lawan, kata Imam yang juga mahasiswa UKSW Salatiga ini.
Hal yang sama dikatakan Dyah Puspitasari. PNS di Disbudpar Provinsi Jateng tersebut mengakui bahwa lawan dari negara Eropa dan Timur Tengah memiliki jangkauan yang lebih panjang. Karenanya, dia akan berlatih serius selama di Pelatnas ini.
Saya tidak boleh minder lawan siapapun. Terus berusaha untuk meraih kemenangan, ungkap Dyah. (esa/dzi)
Sayangnya, agenda Pelatnas tersebut belum mendapat dukungan biaya dari KONI Pusat. Padahal, Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) sudah meminta bantuan ke KONI Pusat sejak beberapa pekan lalu.
Hingga kini, lami belum menerima bantuan apapun. Sementara mengenai biaya Pelatnas, diambil dari kas PB Forki dan sponsor. Satlak Prima dan Kemenpora juga belum ada, Kata Ketua Umum PB Forki, Hendardji Soepandji kepada para wartawan di Senayan, Jakarta, Senin 2/4).
Meski demikian, pihaknya tetap menggelar Pelatnas sejak jauh hari sebelum kejuaraan digelar. Hal itu dilakukan untuk membina teknik, strategi dan mental atlet supaya maksimal.
Pada WKF Premier League yang bakal diselenggarakan 23-24 Juni mendatang, Indonesia akan menjadi tuan rumah. Menurut Hendardji, sebanyak 80 negara sudah memastikan diri ikut ambil bagian di kejuaraan bergengsi tersebut.
Kami menargetkan bisa menembus lima besar di WKF Premier League. Meski persaingan akan berat, kami yakin bisa menggapainya. Karena itu, Pelatnas harus dimulai dari sekarang, ujar dia.
Di bagian lainnya, dua karateka asal Jawa tengah (Jateng) terpilih masuk Pelatnas. Keduanya yaitu Imam Tauhid Ragananda (Salatiga) di nomor Kumite -55 Kg bagian putra dan Dyah Puspitasari (Grobogan) di nomor Kumite -55Kg bagian putri.
Imam mengatakan, pada kejuaraan Premier League nanti, dirinya akan berupaya tampil maksimal untuk merealisasikan impiannya. Namun, ia menyadari itu tidak mudah karena para pesaingnya dari Eropa dianggap memiliki berbagai kelebihan, seperti jangkauan dan pukulan.
Antisipanya, saya harus jaga jarak. Jangan sampai terbawa permainan lawan, kata Imam yang juga mahasiswa UKSW Salatiga ini.
Hal yang sama dikatakan Dyah Puspitasari. PNS di Disbudpar Provinsi Jateng tersebut mengakui bahwa lawan dari negara Eropa dan Timur Tengah memiliki jangkauan yang lebih panjang. Karenanya, dia akan berlatih serius selama di Pelatnas ini.
Saya tidak boleh minder lawan siapapun. Terus berusaha untuk meraih kemenangan, ungkap Dyah. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
