AKFI Nilai BFN Tidak Fungsional
Editor Bolanet | 16 Juni 2013 09:01
- Badan Futsal Nasional (BFN) di bawah kepemimpinan Yerikho Umbas kini diterpa kritikan. Mulai dari penilaian tidak fungsional dalam menjalankan roda organisasi, kompetisi, tim nasional, keuangan hingga dugaan melakukan penggelapan dana.
Hal tersebut, disampaikan Ketua Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI) Arif Isnawan. Karena itu, Arif dan kawan-kawan mendesak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera melakukan reformasi total.
Sebab, para pengurusnya tidak memiliki kemampuan. Mereka lalai dalam menyelenggarakan kompetisi futsal di berbagai tingkatan kompetisi nasional. Bahkan, tidak menyusun manual kompetisi serta tidak menyelenggarakan administrasi korespondensi dan keuangan secara tertib, transparan dan akuntable, kata Arif Isnawan.
Dilanjutkannya, upaya reformasi diakibatkan karena prihatin dengan kondisi pengelolaan futsal di Tanah Air. Jika PSSI tidak bergerak cepat, Arif khawatir mengganggu persiapan dan target indonesia di ajang SEA Games 2013.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) AKFI, Ikhlas Bahar pun ikut menambahkan seputar dugaan penggelapan dana yang dilakukan beberapa oknum pengurus BFN. Yakni, terkait dana sponsorship Indonesia Futsal League 2012 sebesar Rp 460 juta.
Dana itu, semula berjumlah Rp600 juta. Kemudian, terpakai untuk membiayai IFL sebesar Rp 140 juta. Namun faktanya, sisa dana sebesar Rp 460 juta sampai sekarang tidak jelas rimbanya. Ironisnya, para pengurus tidak bisa menjelaskan dana tersebut, tuturnya.
Kami akan terus meminta pertanggungjawaban mereka. Kami sudah tidak bisa mentolerir lagi segala perbuatan mereka. Jika nanti sudah memiliki bukti dan data yang lengkap, maka kami akan mempidanakan mereka, pungkasnya. (esa/mac)
Hal tersebut, disampaikan Ketua Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI) Arif Isnawan. Karena itu, Arif dan kawan-kawan mendesak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera melakukan reformasi total.
Sebab, para pengurusnya tidak memiliki kemampuan. Mereka lalai dalam menyelenggarakan kompetisi futsal di berbagai tingkatan kompetisi nasional. Bahkan, tidak menyusun manual kompetisi serta tidak menyelenggarakan administrasi korespondensi dan keuangan secara tertib, transparan dan akuntable, kata Arif Isnawan.
Dilanjutkannya, upaya reformasi diakibatkan karena prihatin dengan kondisi pengelolaan futsal di Tanah Air. Jika PSSI tidak bergerak cepat, Arif khawatir mengganggu persiapan dan target indonesia di ajang SEA Games 2013.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) AKFI, Ikhlas Bahar pun ikut menambahkan seputar dugaan penggelapan dana yang dilakukan beberapa oknum pengurus BFN. Yakni, terkait dana sponsorship Indonesia Futsal League 2012 sebesar Rp 460 juta.
Dana itu, semula berjumlah Rp600 juta. Kemudian, terpakai untuk membiayai IFL sebesar Rp 140 juta. Namun faktanya, sisa dana sebesar Rp 460 juta sampai sekarang tidak jelas rimbanya. Ironisnya, para pengurus tidak bisa menjelaskan dana tersebut, tuturnya.
Kami akan terus meminta pertanggungjawaban mereka. Kami sudah tidak bisa mentolerir lagi segala perbuatan mereka. Jika nanti sudah memiliki bukti dan data yang lengkap, maka kami akan mempidanakan mereka, pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










