Bernard Hopkins Balas Kekalahan Atas Roy Jones

Editor Bolanet | 4 April 2010 20:30
Bernard Hopkins Balas Kekalahan Atas Roy Jones
Bernard Hopkins (c)daylife
- Bernard Hopkins merebut kemenangan kemenangan angka atas sesama petinju Amerika Serikat Roy Jones Jr. dalam sebuah pertarungan ketat Sabtu malam, sekaligus berhasil membalaskan kekalahannya pada 1993.

Tidak ada yang sampai roboh dalam pertarungan yang diwarnai dengan banyaknya peringatan, namun ditandai dengan pelanggaran pada akhir ronde dan hampir terjadi keributan pada akhir ronde keenam.

"Agak kasar," kata petinju berusia 45 tahun Hopkins, yang kini meningkatkan rekornya menjadi 51-5-1. "Roy seorang veteran. Dia menempel saya. Saya menempel dia juga. Ini pertarungan yang bagus."

Jones, 54-7, beberapa kali membuat Hopkins frustrasi dengan pertahanan yang efektif namun petinju berusia 41 tahun itu sempat beberapa kali menyerang.

Jalannya pertandingan dalam setiap ronde hampir serupa dengan kedua petinju terlihat seperti berpura-pura, Hopkins mencoba untuk menekan Jones ke pinggir arena dengan jab dan pukulan tangan kanan dan Jones berupaya untuk mendekati atau membalas dengan uppercut pendek.

"Saya mencoba menekan dia, sehingga dia tidak dapat membalas saya," kata Hopkis. "Dia masih memiliki kecepatan."

Pertarungan sempat memanas pada akhir ronde keenam. Jones di sudut arena melepaskan pukulan pendek ke bagian belakang kepala Hopkins. Hopkins harus menahan badan dengan lututnya dan perlu beberapa menit untuk bisa berdiri.

Saat pertarungan dilanjutkan, Hopkins menyerang Jones dengan membabi buta dan kedua petinju masih saling melancarkan pukulan meskipun bel sudah berbunyi. Ofisial kedua petinju dan petugas keamanan masuk ke arena untuk memisahkan kedua petinju tersebut.

Kedua petinju pertama kali bertemu di ring tinju saat mereka memperebutkan gelar kelas menengah IBF yang kosong di RFK Stadium di Washington D.C. pada Mei 1993. Jones memenangi pertarungan dengan kemenangan angka mutlak dan kemudian akan menambah gelar di kelas menengah super, kelas berat ringan, dan kelas berat.

Hopkins merebut sabuk kelas menengah itu pada 1995 dengan menghentikan petinju Ekuador Segundo Mercado dan membuat rekor 20 kali mempertahankan gelar tersebut sampai kalah dengan perbedaan angka tipis dari petinju AS lainnya, Jermain Taylor pada 2005.

Setelah pertarungan Sabtu itu, Hopkins tertarik untuk menyamai Jones dan melakukan tantangan untuk kelas berat.

"Orang mungkin berpikir pukulan di belakang kepala saya membuat saya agak gila, namun saya inginkan David Haye," katanya mengenai juara kelas berat asal Inggris Raya yang berhasil mempertahankan gelar WBA dia melawan John Ruiz pada Sabtu. (ant/row)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE