BOPI: Prestasi UTI Pro Harus Bersinergi Dengan PB TI
Editor Bolanet | 5 November 2012 18:51
- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) secara resmi mengukuhkan eksistensi Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) sebagai satu-satunya wadah olahraga taekwondo profesional di Indonesia, di Jakarta, Minggu (4/11) malam. BOPI juga melantik kepengurusan UTI Pro Pusat yang dipimpin oleh Ketua Umum .
Alhasil, resmi sudah keberadaan UTI Pro untuk mengelola, mengembangkan dan membina taekwondo di Tanah Air, sejalan dengan jalur profesional yang dilakukan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) di ranah amatir.
Kiprah pengurus UTI Pro dilindungi oleh Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional No. 3 Tahun 2005. Sehingga tidak ada pihak yang akan menghalangi aktivitas untuk memajukan dan mengangkat perkembangan serta prestasi taekwondo profesional, ujar Pelaksana Tugas Ketua BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia), Haryo Yuniarto.
Ditambahkannya, pendirian UTI Pro tersebut tidak muncul begitu saja, namun harus melalui jalan yang berliku. BOPI juga melakukan validasi dan verifikasi sebelum menyetujui pendaftaran UTI Pro dan mengukuhkan keberadaan serta melantik kepengurusannya.
Disebutkannya juga, UTI Pro telah terdaftar sebagai anggota BOPI melalui surat nomor 018/BOPI/X/2012. Kini UTI Pro tercatat sebagai anggota BOPI yang ke-11.
UTI Pro sudah berbentuk badan hukum, memiliki kepengurusan dan terbentuk di 33 provinsi. Jadi sudah memenuhi persyaratan secara legal. Pendirian UTI Pro selain penuh liku juga unik karena Indonesia merupakan pelopor taekwondo profesional, sambung Haryo yang juga salah satu pengurus di Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tersebut.
Ke depannya, UTI Pro diharapkan mampu berperan aktif membina atlet-atlet Indonesia. Sehingga, nantinya bisa menjadi sumber lahirnya putra-putri terbaik untuk membela bangsa dan negara. Atlet UTI Pro mempunyai hak untuk membela negara sepanjang berprestasi bagus.
Yang terpilih memperkuat Indonesia merupakan atlet-atlet yang terbaik. Ini bisa berasal dari berbagai sumber termasuk salah satunya dari UTI Pro, tutur Haryo.
Pihaknya pun berjanji, akan terus mengawal keberadaan dan kiprah UTI Pro. Untuk itu, Haryo meminta agar dalam enam bulan ke depan, UTI Pro bisa memberi warna baru pada dunia taekwondo Indonesia. Kemudian, dalam setahun sudah bisa menggelorakan taekwondo profesional ke seluruh pelosok Indonesia dan dunia.
Tidak cukup itu saja, Haryo juga berharap UTI Pro bisa bersinergi dengan PB TI selalu organisasi taekwondo amatir. Harapannya, pembinaan taekwondo Indonesia akan berjalan baik dan makin kuat sehingga bisa mengibarkan kejayaan di tingkat Asia Tenggara, Asia dan dunia. (esa/kny)
Alhasil, resmi sudah keberadaan UTI Pro untuk mengelola, mengembangkan dan membina taekwondo di Tanah Air, sejalan dengan jalur profesional yang dilakukan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) di ranah amatir.
Kiprah pengurus UTI Pro dilindungi oleh Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional No. 3 Tahun 2005. Sehingga tidak ada pihak yang akan menghalangi aktivitas untuk memajukan dan mengangkat perkembangan serta prestasi taekwondo profesional, ujar Pelaksana Tugas Ketua BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia), Haryo Yuniarto.
Ditambahkannya, pendirian UTI Pro tersebut tidak muncul begitu saja, namun harus melalui jalan yang berliku. BOPI juga melakukan validasi dan verifikasi sebelum menyetujui pendaftaran UTI Pro dan mengukuhkan keberadaan serta melantik kepengurusannya.
Disebutkannya juga, UTI Pro telah terdaftar sebagai anggota BOPI melalui surat nomor 018/BOPI/X/2012. Kini UTI Pro tercatat sebagai anggota BOPI yang ke-11.
UTI Pro sudah berbentuk badan hukum, memiliki kepengurusan dan terbentuk di 33 provinsi. Jadi sudah memenuhi persyaratan secara legal. Pendirian UTI Pro selain penuh liku juga unik karena Indonesia merupakan pelopor taekwondo profesional, sambung Haryo yang juga salah satu pengurus di Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tersebut.
Ke depannya, UTI Pro diharapkan mampu berperan aktif membina atlet-atlet Indonesia. Sehingga, nantinya bisa menjadi sumber lahirnya putra-putri terbaik untuk membela bangsa dan negara. Atlet UTI Pro mempunyai hak untuk membela negara sepanjang berprestasi bagus.
Yang terpilih memperkuat Indonesia merupakan atlet-atlet yang terbaik. Ini bisa berasal dari berbagai sumber termasuk salah satunya dari UTI Pro, tutur Haryo.
Pihaknya pun berjanji, akan terus mengawal keberadaan dan kiprah UTI Pro. Untuk itu, Haryo meminta agar dalam enam bulan ke depan, UTI Pro bisa memberi warna baru pada dunia taekwondo Indonesia. Kemudian, dalam setahun sudah bisa menggelorakan taekwondo profesional ke seluruh pelosok Indonesia dan dunia.
Tidak cukup itu saja, Haryo juga berharap UTI Pro bisa bersinergi dengan PB TI selalu organisasi taekwondo amatir. Harapannya, pembinaan taekwondo Indonesia akan berjalan baik dan makin kuat sehingga bisa mengibarkan kejayaan di tingkat Asia Tenggara, Asia dan dunia. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Deputi Menpora Korea Berkunjung ke TC YUTI
Olahraga Lain-Lain 25 September 2012, 19:30
-
Kepelatihan Wasit Nasional Taekwondo di Singapura
Olahraga Lain-Lain 24 September 2012, 11:58
-
Tim PON Papua Dominasi YUTI Cup Seri ke-VI
Olahraga Lain-Lain 16 Juli 2012, 19:00
-
Peserta Seri Pamungkas YUTI di Papua Lampaui Rekor
Olahraga Lain-Lain 12 Juli 2012, 21:45
-
Tim Taekwondo Indonesia Berjaya di Thailand
Olahraga Lain-Lain 9 Juli 2012, 16:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
