Gagal Pertahankan Gelar Juara ASG, Kemenpora Tetap Bangga
Editor Bolanet | 30 Juli 2016 00:04
Meski demikian, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengaku tetap bangga. Hal itu diutarakan oleh Asdep Bidang Pembibitan dan IPTEK Olahraga Kemenpora, Washington Galingging.
Dengan persiapan yang kurang maksimal, mereka tetap memberikan yang terbaik. Tentu kami sangat bangga dengan hasil tersebut, ujar Washington di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (29/7).
Pada ASG kedelapan ini, Indonesia hanya mampu meraih 30 emas, 34 perak dan 35 perunggu. Kalah dari Thailand yang mendapatkan 56 emas, 36 perak dan 33 perunggu.
Hasil kurang maksimal tersebut tak terlepas dari persiapan yang kurang maksimal. Sebab, tidak ada Pelatihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang bagi atlet yang akan tampil pada ASG 2016.
Pelatih tim bulu tangkis, Luluk Hadiyanto mengatakan, sebaiknya setiap PB memiliki pelatnas jangka panjang yang berjenjang untuk atlet pelajar. Sehingga ketika ada event internasional setiap cabor sudah siap untuk menurunkan atlet pelajarnya.
Jika memang setiap PB memiliki pelatnas pelajar atau junior yang sifatnya jangka panjang, maka rantai regenerasi untuk pembibitan atlet akan berjalan dengan baik, tutur Luluk.
Hal serupa juga diutarakan oleh pelatih tim bola voli putri, Eko Waluyo. Menurutnya, pelatnas pelajar jangka panjang wajib disiapkan karena membentuk tim tidak bisa secara instan.
Melatih anak-anak pelajar jauh lebih sulit dibanding melatih pemain yang sudah matang, karena kami butuh waktu yang cukup panjang untuk membentuk tim yang baik, pungkas Eko. [initial] (fit/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rebutan Juara Premier League: Momentum Sekarang Ada di Tangan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 16:15
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00














