Haornas 2015, Momentum Mengingatkan Pentingnya Budaya Olahraga
Editor Bolanet | 9 September 2015 14:36
- Haornas tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan budaya olahraga terhadap masyarakat di Indonesia. Karena itu, Kemenpora selaku leading sektor wakil pemerintah dalam membangkitkan olahraga harus memiliki peran pro aktif dalam memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.
Saya ucapkan selamat Hari olahraga Nasional ke 32, setiap peringatan Haornas adalah momentum sejarah bagi olahraga indonesia. Hari ini adalah momentum untuk mengingatkan budaya olahraga bagi masyarakat. Budaya olahraga tidak dapat diperoleh secara instan, melainkan secara berkesinambungan mulai dari masyarakat kecil hingga yang paling besar. Mulai RT, RW, Dusun hingga keluarahan dan pusat harus selalu mengedepankan edukasi betapa pentingnya olahraga, kata Menpora saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman kantor Kemenpora, Rabu (9/9) pagi.
Olahraga dapat menjadi model bagi masyarakat untuk disiplin dan sportif. Olahraga wahana bagi revolusi mental sesuai nawa cita presiden Jokowi, tambahnya.
Upacara peringatan Haornas diikuti oleh seluruh pejabat Eselon I,II,III, IV dan staf di Kemenpora.
Bagi kelompok usia anak, remaja dan pemuda, olahraga memiliki arti penting untuk pembentukan karakter agar menjadi lebih tangguh. Haornas tahun ini yang mengambil tema Gelorakan Budaya Olahraga Indonesia Hebat diharapkan bisa mengajak seluruh masyarakat Indonesia berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai budaya dan gaya hidup. Bibit olahragawan harus dibina untuk menjadi berprestasi di tingkat regional dan profesional agar bisa mengharumkan nama bangsa, tambah Menpora Imam.
Pada kesempatan ini, Menpora juga mengajak kepada seluruh pemerintahan daerah untuk membangkitkan olahraga, setiap daerah harus memiliki cabor unggulan. Olahraga di Indonesia harus memiliki tata kelola yang baik. Selama beberapa tahun ke depan, Indonesia memiliki ajang besar di dunia olahraga yakni TAFISA 2016, Asian Games dan Asian Paragames 2018.
Mari kita bersama-sama bekerja cerdas untuk menyukseskan acara ini. Untuk mengharumkan indonesia dengan olahraga dan sebagai tuan rumah even olahraga dunia, akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat indonesia, pungkasnya. (esa/dzi)
Saya ucapkan selamat Hari olahraga Nasional ke 32, setiap peringatan Haornas adalah momentum sejarah bagi olahraga indonesia. Hari ini adalah momentum untuk mengingatkan budaya olahraga bagi masyarakat. Budaya olahraga tidak dapat diperoleh secara instan, melainkan secara berkesinambungan mulai dari masyarakat kecil hingga yang paling besar. Mulai RT, RW, Dusun hingga keluarahan dan pusat harus selalu mengedepankan edukasi betapa pentingnya olahraga, kata Menpora saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman kantor Kemenpora, Rabu (9/9) pagi.
Olahraga dapat menjadi model bagi masyarakat untuk disiplin dan sportif. Olahraga wahana bagi revolusi mental sesuai nawa cita presiden Jokowi, tambahnya.
Upacara peringatan Haornas diikuti oleh seluruh pejabat Eselon I,II,III, IV dan staf di Kemenpora.
Bagi kelompok usia anak, remaja dan pemuda, olahraga memiliki arti penting untuk pembentukan karakter agar menjadi lebih tangguh. Haornas tahun ini yang mengambil tema Gelorakan Budaya Olahraga Indonesia Hebat diharapkan bisa mengajak seluruh masyarakat Indonesia berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai budaya dan gaya hidup. Bibit olahragawan harus dibina untuk menjadi berprestasi di tingkat regional dan profesional agar bisa mengharumkan nama bangsa, tambah Menpora Imam.
Pada kesempatan ini, Menpora juga mengajak kepada seluruh pemerintahan daerah untuk membangkitkan olahraga, setiap daerah harus memiliki cabor unggulan. Olahraga di Indonesia harus memiliki tata kelola yang baik. Selama beberapa tahun ke depan, Indonesia memiliki ajang besar di dunia olahraga yakni TAFISA 2016, Asian Games dan Asian Paragames 2018.
Mari kita bersama-sama bekerja cerdas untuk menyukseskan acara ini. Untuk mengharumkan indonesia dengan olahraga dan sebagai tuan rumah even olahraga dunia, akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat indonesia, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















