I Putu Adesta Gagal Bela Indonesia di Olimpiade London
Editor Bolanet | 10 Mei 2012 03:09
- Pejudo asal Bali, I Putu Wiradamungga Adesta, akhirnya dinyatakan gagal meraih tiket Olimpiade di London 2012. Itu karena, I Putu belum mampu lolos dalam kualifikasi di Uzbekistan pada 22-29 April lalu.
Sebelumnya, I Putu Adesta yang turun di kelas 81 Kg, dinyatakan lolos sementara dan harus menunggu keputusan lanjutan dari Federasi Judo Internasional (IJF).
I Putu Adesta gagal pada pertandingan melawan pejudo dari kawasan Asia. Dalam kejuaraan tersebut, I Putu Adesta meraih rangking ke-20. Sedangkan lawan-lawannya, meraih rangking yang jauh lebih baik, terang Ketua Satlak Prima, Aslizar Tanjung, kepada .
Pasalnya, mengacu pada kriteria yang ditentukan IJF yakni hanya peringkat satu hingga delapan yang berhak lolos ke Olimpiade.
“Dari hasil tersebut, I Putu Adesta tidak bisa bergabung dengan rekan-rekannya dalam kontingen Indonesia menuju London,” sambung Wakasubbid Cabang Olahraga Beladiri Satlak Prima, Silvia Kristina.
Menurut Silvia, cabang bela diri yang berhasil melaju ke London yakni anggar dari nomor perorangan putri yang dipersembahkan Diah Permatasari.
Namun, kita juga masih punya peluang di cabang tinju putri, imbuhnya.
Meski ada beberapa atlet yang gagal menuju Olimpiade, pihaknya tetap berharap pada atlet yang masih memiliki peluang lolos di kualifikasi agar tetap semangat berjuang maksimal. (esa/end)
Sebelumnya, I Putu Adesta yang turun di kelas 81 Kg, dinyatakan lolos sementara dan harus menunggu keputusan lanjutan dari Federasi Judo Internasional (IJF).
I Putu Adesta gagal pada pertandingan melawan pejudo dari kawasan Asia. Dalam kejuaraan tersebut, I Putu Adesta meraih rangking ke-20. Sedangkan lawan-lawannya, meraih rangking yang jauh lebih baik, terang Ketua Satlak Prima, Aslizar Tanjung, kepada .
Pasalnya, mengacu pada kriteria yang ditentukan IJF yakni hanya peringkat satu hingga delapan yang berhak lolos ke Olimpiade.
“Dari hasil tersebut, I Putu Adesta tidak bisa bergabung dengan rekan-rekannya dalam kontingen Indonesia menuju London,” sambung Wakasubbid Cabang Olahraga Beladiri Satlak Prima, Silvia Kristina.
Menurut Silvia, cabang bela diri yang berhasil melaju ke London yakni anggar dari nomor perorangan putri yang dipersembahkan Diah Permatasari.
Namun, kita juga masih punya peluang di cabang tinju putri, imbuhnya.
Meski ada beberapa atlet yang gagal menuju Olimpiade, pihaknya tetap berharap pada atlet yang masih memiliki peluang lolos di kualifikasi agar tetap semangat berjuang maksimal. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini 5 Pemain Kunci Timnas Indonesia yang Diprediksi Tampil di Piala Dunia 2030
Tim Nasional 14 Oktober 2025, 12:11
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59













