Jersey Tour De East Java 2013 Bercorak Batik
Editor Bolanet | 25 Agustus 2013 12:30
- Beberapa terobosan tercipta dalam even balap sepeda Tour De East Java (TDEJ) 2013, 4-6 September ini. Salah satunya adalah tiga jersey pebalap yang disiapkan bercorak batik khas Indonesia.
Ini agar TDEJ lebih Indonesia. Sebagai bukti juga bahwa Jawa Timur juga memiliki batik dengan corak sendiri, ujar ketua Yayasan TDEJ, Sastra Harijanto, Minggu (25/08) seraya menunjukkan jersey balap yang disiapkan tersebut.
Hari menerangkan, untuk warna tetap seperti dengan biasanya. Yakni kuning untuk pemimpin balapan, hijau untuk top of the mountain, serta coklat untuk sprint. Namun, semuanya bercorak Batik.
Lebih lanjut Hari menjelaskan kalau saat ini even balap sepeda tahunan tersebut bisa dibilang lebih berkualitas. Dari 15 tim yang berpartisipasi, delapan di antaranya adalah tim-tim kontinental. Yakni Tabriz Petrochemical Team (Iran), OCBC Cycling Team (Singapura), CCN Cycling Team (Brunei Darussalam), Trenggganu Cycling Team (Malaysia), Polygon Sweet Nice (Irlandia), Synergy Baku Cycling Project (Azerbaijan), UKYO Cycling Team (Jepang) dan Aisan Racing Team (Jepang).
Selain itu, lima tim nasional negara-negara di Asia juga ikut berpartisipasi, yakni Bahrain National Team, Brunei Darussalam National Team, Malaysia National Team, Chinese Taipei Cycling Team dan Kazakhstan National Team. Sedangkan dua peserta lainnya adalah Mes Kerman (Iran) dan Dome Coffes Australia Cycling Team (Australia).
Secara jumlah memang ada sedikit pengurangan dari pada tahun lalu. Tapi dilihat dari kualitas peserta, kali ini lebih istimewa ketimbang sebelumnya, jelasnya. (fjr/dzi)
Ini agar TDEJ lebih Indonesia. Sebagai bukti juga bahwa Jawa Timur juga memiliki batik dengan corak sendiri, ujar ketua Yayasan TDEJ, Sastra Harijanto, Minggu (25/08) seraya menunjukkan jersey balap yang disiapkan tersebut.
Hari menerangkan, untuk warna tetap seperti dengan biasanya. Yakni kuning untuk pemimpin balapan, hijau untuk top of the mountain, serta coklat untuk sprint. Namun, semuanya bercorak Batik.
Lebih lanjut Hari menjelaskan kalau saat ini even balap sepeda tahunan tersebut bisa dibilang lebih berkualitas. Dari 15 tim yang berpartisipasi, delapan di antaranya adalah tim-tim kontinental. Yakni Tabriz Petrochemical Team (Iran), OCBC Cycling Team (Singapura), CCN Cycling Team (Brunei Darussalam), Trenggganu Cycling Team (Malaysia), Polygon Sweet Nice (Irlandia), Synergy Baku Cycling Project (Azerbaijan), UKYO Cycling Team (Jepang) dan Aisan Racing Team (Jepang).
Selain itu, lima tim nasional negara-negara di Asia juga ikut berpartisipasi, yakni Bahrain National Team, Brunei Darussalam National Team, Malaysia National Team, Chinese Taipei Cycling Team dan Kazakhstan National Team. Sedangkan dua peserta lainnya adalah Mes Kerman (Iran) dan Dome Coffes Australia Cycling Team (Australia).
Secara jumlah memang ada sedikit pengurangan dari pada tahun lalu. Tapi dilihat dari kualitas peserta, kali ini lebih istimewa ketimbang sebelumnya, jelasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













