Kalah dari Atlet Asing, Karateka Indonesia Minim Taktik
Editor Bolanet | 30 Januari 2016 17:46
Pertama kali Indonesia meraih emas pada Kejuaraan Dunia 2003 di Prancis dan terakhir pada Kejuaraan Dunia 2015 di Indonesia. Hal itu dikarenakan karateka di tanah air masih minim taktik.
Kalau di Indonesia terlalu banyak jeda ngambil napas dan banyak loncat tidak tahu mau ngapain, ujar Donald kepada saat ditemui di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamina Open 2016, GOR Pertamina Simprug, Jakarta, Sabtu (30/1).
Sementara kalau atlet-atlet karate di luar negeri ngambil napas hanya sekali. Setelah mengambil napas langsung mengambil keputusan mau menyerang atau mau memancing lawan supaya menyerang, tambahnya.
Pria asal Manado itu juga mengungkapkan bahwa karateka di tanah air jarang melakukan teknik bantingan. Teknik bantingan sendiri yaitu memegang, membanting, lalu saat lawan jatuh terkapar, dia langsung menunduk.
Indonesia jarang sekali melakukan teknik bantingan. Padahal itu nilainya tiga. Mungkin karena background kita Jepang, jadi rata-rata tidak boleh memegang, ungkapnya.
Padahal kalau aturan sekarang kan boleh memegang sambil membanting, lalu setelah lawan terkapar baru dilanjutkan dengan pukulan, lanjutnya. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









