Kasus Pelecehan Atlet Kick Boxing Mengguncang Dunia Olahraga, KONI: Pelaku Tak Boleh Lagi Ada Selamanya
Asad Arifin | 13 Maret 2026 16:53
Bola.net - Kemenpora dan KONI Pusat merespons tegas kasus pelecehan seksual terhadap atlet Kick Boxing Jatim Viona Amalia. Pelaku diminta dihukum dan dilarang beraktivitas di olahraga.
Kasus pelecehan seksual yang menimpa atlet Kick Boxing Jawa Timur, Viona Amalia Adinda Putri, memicu respons serius dari pemerintah dan pemangku kepentingan olahraga nasional. Peristiwa tersebut kembali menyoroti pentingnya perlindungan terhadap atlet dalam sistem olahraga prestasi di Indonesia.
Korban diketahui bertemu langsung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir serta Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman pada 13 Maret 2026. Pertemuan itu menjadi momentum bagi pemerintah dan organisasi olahraga untuk menegaskan komitmen memberantas segala bentuk kekerasan dan pelecehan di lingkungan olahraga.
Menpora RI mengapresiasi keberanian korban yang berani mengungkap kasus tersebut ke publik. Menurutnya, langkah itu penting untuk membersihkan dunia olahraga dari perilaku yang mencederai nilai sportivitas dan kemanusiaan.
“Atlet Kick Boxing kita sangat berani mengungkapkan permasalahan yang harus kita lawan dan kita bersihkan secara tuntas. Kami Kemenpora tentu terdepan, bersama tentu seluruh stakeholder olahraga, bahwa hal-hal seperti ini tidak boleh ada lagi dan pelakunya, mohon maaf ya kalau saya mengeluarkan kata-kata kasar dengan istilah 'jahanam',” terang Menpora RI.
“Tidak ada lagi keaktifan di dunia olahraga seumur hidup. Dan memang kalau itu menjadi sebuah wilayah yang bisa menjadi domain, ya dalam institusi kepolisian, kita sangat dukung. Olahraga kita harus bersih,” sambungnya.
KONI Tegaskan Larangan Seumur Hidup bagi Pelaku
Sikap tegas Kemenpora mendapat dukungan penuh dari KONI Pusat. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menegaskan bahwa kasus pelecehan seksual merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh ditoleransi dalam sistem pembinaan olahraga prestasi.
“KONI Pusat mendukung sepenuhnya kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kita lawan kasus-kasus seperti ini, tidak boleh ada pelatih dan mereka yang dalam pembinaan olahraga prestasi melakukan pelanggaran, apalagi pelecehan seksual,” jelas Marciano.
“Ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita. Ke depan, pelaku-pelaku ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga, dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga,” lanjut Ketum KONI Pusat.
Selain menegaskan sanksi organisasi, Marciano juga menekankan bahwa pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Dalam pandangannya, perlindungan terhadap atlet harus menjadi prioritas mutlak dalam setiap kegiatan olahraga.
“Intinya perlindungan keamanan atlet selama dia melakukan kegiatan, baik dia pada saat dia berlatih, pada saat dia melakukan event, itu harus jadi prioritas kita semua. Atlet-atlet ini adalah Patriot Olahraga, mereka pejuang-pejuang di masa damai, mereka harus dapat perlakuan yang terbaik. Mereka harus dihormati dan keringat mereka itu hanya untuk Indonesia,” tegas Marciano.
Ketua Umum KONI Pusat juga mengingatkan seluruh organisasi olahraga di bawah naungan KONI agar memberi perhatian serius terhadap isu ini.
“Saya menghimbau, seluruh organisasi anggota KONI Pusat, 38 KONI Provinsi, KONI IKN, 81 Induk Cabang Olahraga beserta anggotanya, 6 organisasi fungsional, agar memberikan atensi serius untuk memastikan tidak ada kasus pelecehan seksual yang terjadi di Tanah Air,” sambungnya.
“Saya juga menghibau seluruh masyarakat olahraga tidak segan-segan melaporkan kepada kita apabila mereka melihat ada kejadian-kejadian yang menjurus kepada pelecehan seksual. Dan saya juga berharap orang tua juga tidak segan-segan melaporkan hal tersebut secepatnya kepada kita,” tambah Marciano.
Dukungan Pemulihan Mental bagi Korban
Selain menyoroti penegakan hukum dan sanksi organisasi, KONI Pusat juga menyiapkan langkah pendampingan psikologis bagi para korban. Upaya ini dianggap penting untuk membantu atlet yang mengalami trauma agar dapat pulih secara mental.
“Korban dapat melaporkan ke KONI Pusat, baik berupa surat, maupun media sosial.”
Marciano menjelaskan bahwa KONI memiliki dukungan dari para psikolog olahraga yang tergabung dalam jaringan sport science organisasi tersebut.
“Kebetulan pimpinan di bidang Sport Science itu adalah juga Ketum Ikatan Psikologi Olahraga (IPO),” ujar Marciano menyebut Dr. Lilik Sudarwati.
“Psikolog-psikolog olahraga yang terbaik itu juga ada di KONI. Kami akan dengan senang hati dan itu merupakan tanggung jawab juga kami memberikan dukungan. Pemulihan mental atlet yang selama ini sudah betul-betul merasa terpukul karena terjadinya kasus pelecehan seksual itu,” tutup Marciano.
Baca Ini Juga:
Hasil Persis Solo vs Bali United: Tumbas dan Gomes Bawa Persis Keluar Dari Zona Degradasi BRI Super League
Persib Tanpa Thom Haye Ketika Hadapi Borneo FC: Ujian Berat Maung Bandung untuk Tetap di Puncak Klasemen
Ancaman Nyata untuk Persib! Borneo FC Berpotensi Kudeta Puncak Klasemen BRI Super League 2025/2026
Persija Jakarta Sudah Kantongi Nama Pemain Musim Depan: Gerbong Brasil Terancam?
Persija Belum Menyerah Kejar Persib di Puncak Klasemen walau Tertinggal 6 Poin! Bepe Larang Macan Kemayoran Terpeleset Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Brasil vs Maroko: Vinicius Balas Gol Saibari, Duel Berakhir Imbang
Piala Dunia 14 Juni 2026, 07:11
-
Pemain-pemain Andalan Jepang untuk Menantang Belanda
Piala Dunia 14 Juni 2026, 07:00
-
Link Live Streaming Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026 Pagi Ini
Piala Dunia 14 Juni 2026, 06:07
-
Link Live Streaming Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 06:05
-
Klasemen Grup B Piala Dunia 2026 Setelah Laga Qatar vs Swiss
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:59
-
Man of the Match Qatar vs Swiss: Mahmoud Abunada
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:39
-
Hasil Qatar vs Swiss: Gol Menit Akhir Gagalkan Kemenangan Swiss
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:08
-
Link Live Streaming Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:04
-
Ralf Rangnick Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Austria hingga 2028
Piala Dunia 14 Juni 2026, 03:39
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko
Piala Dunia 14 Juni 2026, 03:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










