Lifter Putra, Tumpuan Medali Indonesia di Olimpide
Editor Bolanet | 18 Juli 2012 09:43
- Kasubid Koordinator cabang olahraga terukur Satlak Prima, Hadi Wihardja, mengungkapkan jika hanya lifter putra yang dipastikan menjadi target tumpuan medali bagi Indonesia di ajang Olimpiade London 2012.
Dikatakannya lagi, itu setelah pihaknya menilai jika peluang lifter putri akan menemui kesulitan dalam memperoleh medali.
Sedikitnya, lifter putra dapat memperoleh tiga medali perunggu. Untuk para lifter putri, hanya ditargetkan meraih posisi lima besar, ujarnya kepada .
Hadi menjelaskan, lifter putri asal Kazakhstan dipatikan merajai kelas utama, 62Kg. Sementara di bagian putra, tiga lifter yang ditargetkan membawa pulang medali diemban Jadi Setiadi (59Kg), Eko Yuli Irawan dan M Hasbi (69Kg), Triyatno dan Deni (69Kg).
Saingan terberat di bagian putra masih didominasi Cina yang mengandalkan Wu Jing Biao (kelas 52Kg) dengan total angkatan 292Kg. Selain itu, Tran Le Quoc Troan dengan total angkatan 279Kg. Di kelas 62Kg, terdapat Zhang Jie dari Cina dan Kim Un Guk asal Korea Selatan, tukasnya.
Jie dinilai Hadi mampu tampil konsisten dalam dua tahun terakhir dengan total angkatan 321Kg, sedangkan Kim mencatatkan 320Kg. Begitu pun dengan situasi yang dihadapi Triyatno dan Deni di kelas 69Kg. Tang Deshang asal Cina diprediksi memberikan kesulitan lantaran memiliki total angkatan 341Kg.
Oleg Chen asal Rusia juga harus diwaspadai. Karena, memiliki catatan angkatan 333Kg. Namun, Triyatno harus mampu bekerja keras. Karena, sesungguhnya ia mampu meraih angkatan sebanyak 337Kg. Sebab, itu catatan terbaiknya, tandasnya. (esa/gia)
Dikatakannya lagi, itu setelah pihaknya menilai jika peluang lifter putri akan menemui kesulitan dalam memperoleh medali.
Sedikitnya, lifter putra dapat memperoleh tiga medali perunggu. Untuk para lifter putri, hanya ditargetkan meraih posisi lima besar, ujarnya kepada .
Hadi menjelaskan, lifter putri asal Kazakhstan dipatikan merajai kelas utama, 62Kg. Sementara di bagian putra, tiga lifter yang ditargetkan membawa pulang medali diemban Jadi Setiadi (59Kg), Eko Yuli Irawan dan M Hasbi (69Kg), Triyatno dan Deni (69Kg).
Saingan terberat di bagian putra masih didominasi Cina yang mengandalkan Wu Jing Biao (kelas 52Kg) dengan total angkatan 292Kg. Selain itu, Tran Le Quoc Troan dengan total angkatan 279Kg. Di kelas 62Kg, terdapat Zhang Jie dari Cina dan Kim Un Guk asal Korea Selatan, tukasnya.
Jie dinilai Hadi mampu tampil konsisten dalam dua tahun terakhir dengan total angkatan 321Kg, sedangkan Kim mencatatkan 320Kg. Begitu pun dengan situasi yang dihadapi Triyatno dan Deni di kelas 69Kg. Tang Deshang asal Cina diprediksi memberikan kesulitan lantaran memiliki total angkatan 341Kg.
Oleg Chen asal Rusia juga harus diwaspadai. Karena, memiliki catatan angkatan 333Kg. Namun, Triyatno harus mampu bekerja keras. Karena, sesungguhnya ia mampu meraih angkatan sebanyak 337Kg. Sebab, itu catatan terbaiknya, tandasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Korea Selatan Singkirkan Britania Raya di Adu Penalti
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2012, 04:45
-
Suarez: Mereka Mencemooh Karena Takut Saya
Bola Dunia Lainnya 2 Agustus 2012, 16:35
-
Suarez Sebut Fans Britania Raya Tak Punya Respek
Bola Dunia Lainnya 2 Agustus 2012, 11:09
-
Olimpiade: Brasil dan Britania Raya ke Perempat Final
Bola Dunia Lainnya 2 Agustus 2012, 06:00
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












