Meriah! Task 2 IPXC Panglima TNI Cup dan Kejurnas Paralayang 2026 Sukses Digelar di Langit Wonogiri

Serafin Unus Pasi | 22 Agustus 2026 21:32
Meriah! Task 2 IPXC Panglima TNI Cup dan Kejurnas Paralayang 2026 Sukses Digelar di Langit Wonogiri
Suasana kejurnas Paralayang yang digelar di Bukit Joglo, Kabupaten Wonogiri (c) Istimewa

Bola.net - Bukit Joglo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu lokasi unggulan olahraga dirgantara. Task 2 International Paragliding Cross Country Championship (IPXC) 2nd Series Panglima TNI Cup dan Kejuaraan Nasional Paralayang 2026 berlangsung sukses dengan diikuti 78 atlet dari enam negara.

Para peserta berasal dari Indonesia, Nepal, Korea Selatan, Malaysia, China, dan Prancis. Memasuki hari ketiga kompetisi, para atlet menuntaskan lintasan cross country yang telah ditetapkan penyelenggara.

Advertisement

Dalam paralayang lintas alam, kemampuan terbang saja tidak cukup untuk menentukan hasil. Para atlet juga dituntut mampu membaca kondisi cuaca, arah angin, serta karakter medan sebelum mengambil keputusan di udara.

Meet Director IPXC Panglima TNI Cup dan Kejurnas Paralayang 2026, Alfari Widyasmara, memastikan seluruh rangkaian pertandingan hingga Task 2 berjalan aman dan sesuai standar kompetisi nasional maupun internasional.

“Keselamatan atlet adalah fondasi dari setiap keputusan yang kami ambil. Sampai Task 2, seluruh peserta dapat menjalankan tugas penerbangan dengan baik. Kami terus memantau kondisi cuaca dan memastikan seluruh prosedur keselamatan terpenuhi,” ujar Alfari.

1 dari 1 halaman

Wonogiri Makin Diperhitungkan

Ketua Pengurus Provinsi Paralayang Jawa Tengah, Thomas Widyananto, menilai kehadiran atlet dari enam negara menjadi bukti bahwa Wonogiri mulai masuk dalam peta paralayang internasional.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu membangun ekosistem olahraga yang berdampak pada pembinaan atlet, pariwisata, dan perekonomian masyarakat.

“Kami ingin membangun ekosistem, mulai dari pembinaan atlet, ekonomi masyarakat sekitar, hingga pariwisata daerah yang tumbuh bersama olahraga ini,” kata Thomas.

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jawa Tengah, Dian Listiarini, menilai kejuaraan tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi perkembangan prestasi atlet Indonesia.

“Pengalaman bertanding melawan peserta dari berbagai negara adalah sekolah terbaik bagi seorang atlet. Di sinilah generasi berikutnya dibentuk,” ungkap Dian.

IPXC Panglima TNI Cup dan Kejurnas Paralayang 2026 masih akan berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kejuaraan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Wonogiri sebagai destinasi unggulan olahraga dirgantara sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE