ONE Championship: Faktor Usia, Petarung Filipina Yakin Kalahkan Atlet Indonesia
Yaumil Azis | 14 Desember 2021 00:45
Bola.net - Petarung muda asal Filipina, Jhanlo Mark Sangiao akan bertarung melawan atlet veteran dari Indonesia, Paul Lumihi. Keduanya bakal berduel di ajang One Championship bertajuk ONE: Winter Warriors II, di Singapore Indoor Stadium, Jumat (17/12/2021).
Dalam wawancara baru-baru ini dengan ONE Championship, Sangiao sesumbar bisa menaklukan Paul Lumihi. Sebab menurutnya, lawan yang akan dihadapinya itu sudah tua.
Paul Lumihi sudah berusia 33 tahun. Sementara Sangiao masih berumur 19 tahun.
"Saya pikir dia adalah petarung tertua yang pernah saya hadapi. Saya pernah melawan petarung yang lebih tua saat masih diamatir, tetapi tidak pernah setua ini. Waktu itu paling tidak umurnya 28 tahun-an," ujar Sangiao, dalam rilis yang diterima Bola.net, Senin (13/12).
"Saya merasa umur muda merupakan salah satu keunggulan yang saya miliki. Saya merasa lebih kuat, lebih muda, dan saya yakin bisa kalahkan dia," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Pelajari Kekuatan Paul Limihi
Lebih lanjut, Sangiao mengaku sudah mempelajari kekuatan Paul Lumihi. Lawannya itu merupakan mantan juara OPMM kelas Featherweight.
Paul Lumihi juga punya banyak pengalaman dalam ilmu bela diri seperti kung fu, taekwondo, wushu, Muay Thai, dan sebagainya. Baik di level professional maupun amatir.
"Berdasarkan apa yang saya lihat, dia lebih kepada petarung dengan gaya striking dan akan kesulitan apabila bertarung di bawah. Baik itu dikunci saat di bawah atau mendapatkan kesulitan pada saat di bawah. Tetapi apapun itu, bagaimana nanti pertarungan akan terjadi saya akan mengalahkannya. Tapi tentunya, saya juga tidak mau terlalu percaya diri," tutur Sangiao.
"Tentu saya petarung dengan gaya striking yang lebih baik. Tampaknya saya memiliki banyak kelebihan dari segi apapun. Saya lebih muda, lebih bertenaga, dan saya juga latihan dengan beberapa petarung striking terbaik dunia. Seperti juara dunia Joshua Pacio, latihan dengan Danny Kingdad, dan tentunya latihan bersama dengan petarung paling mematikan di ONE yaitu Kevin Belingon," imbuhnya.
(Fitri Apriani)
Baca Juga:
- ONE Championship: Tak Diunggulkan, Petarung Indonesia Ini Yakin Bisa Kalahkan Bintang Filipina
- Ambisi Petarung Indonesia Tarung Ulang Lawan Chan Rothana atau Azwan Che Wil di ONE Super Series
- Stamp Fairtex Juara ONE Women's Atomweight World Grand Prix, Ini Hasil Lengkap ONE: Winter Warriors
- ONE Championship: Angela Lee Bicara Pertarungan antara Stamp Fairtex vs Ritu Phogat
- 5 Besar Petarung MMA Indonesia di ONE Championship Sepanjang 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simak 3 Alasan untuk Menyaksikan 2 Ajang ONE Championship Akhir Pekan Ini
Olahraga Lain-Lain 21 Oktober 2022, 02:48
-
Petarung Thailand Sebut Eko Roni Saputra Tak Layak Tantang Top 5
Olahraga Lain-Lain 18 Oktober 2022, 03:52
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41















