ONE Championship: Petarung Swedia Punya Tekad Kuat di Gelaran Jakarta
Dimas Ardi Prasetya | 16 November 2018 23:50
Bola.net - Petarung asal Swedia, Zebaztian Kadestam telah melakoni berbagai pertarungan sebagai atlet seni bela diri campuran professional selama tujuh tahun. Namun baginya, kekalahan dari mantan Juara Dunia Kelas Welter ONE, Ben Askren telah memberikan dampak paling besar dalam karirnya.
Lebih dari satu tahun lalu, Kadestam harus menelan kekalahan dari Ben pada ronde kedua melalui kemenangan TKO. Hasil negatif tersebut merupakan pengalaman berharga bagi Kadestam, karena dapat mempengaruhi karirnya di masa mendatang.
“Kekalahan ini merupakan pengalaman terbaik dalam karir saya, karena dalam masa latihan saya belajar banyak untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kemampuan gulat Ben. Ini artinya saya berkembang sebagai seorang atlet bela diri hanya melalui proses saya di kamp latihan,” ujar Kadestam dalam rilis yang diterima Bola.net, Jumat (16/11/2018).
“Dalam pertarungan, saya dapat melihat apa yang coba dia lakukan, dan jawabannya terhadap apa yang saya coba lakukan. Setiap 10 detik ada hal-hal yang dia lakukan yang dapat saya pelajari. Dia berada satu langkah lebih baik dibandingkan saya sepanjang pertarungan, dan saya mendapatkan banyak pengalaman karenanya,” tambahnya.
“Saya rasa kemampuan saya bergulat telah meningkat dan berubah sama sekali sebagai hasil pertarungan tersebut, dan saya melihat sendiri dari hasil latihan saya. Saya berada di posisi tersebut dan berpikiran bagaimana saya bisa berada di posisi ini. Ini adalah hasil pengalaman saya bertarung bersama Ben. Tentu saja, saya sangat marah dan kecewa, segera setelah kekalahan tersebut. Namun saya mendapatkan pengalama berharga dan itu adalah pengetahuan yang sangat berharga," lanjutnya.
Pada Sabtu (16/11) ini, Kedestam akan bertarung melawan petarung asal Amerika, Tyler McGuire dalam laga utama ONE: WARRIOR’S DREAM di Stadion Istora, Senayan, Jakarta. Kali ini, Kadestam percaya bahwa dia mampu tampil lebih baik.
“Saya telah berlatih lama untuk menghadapi lawan seperti ini, sehingga saya sudah tidak sabar lagi. Saya telah berlatih keras dan saya merasa bahagia, sehingga saya begitu percayaan diri untuk pertarungan kali ini,” imbuh Kadestam.
Berita Video
University of Sussex menemukan fakta baru jika olahraga bisa membuat seseorang baper.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simak 3 Alasan untuk Menyaksikan 2 Ajang ONE Championship Akhir Pekan Ini
Olahraga Lain-Lain 21 Oktober 2022, 02:48
-
Petarung Thailand Sebut Eko Roni Saputra Tak Layak Tantang Top 5
Olahraga Lain-Lain 18 Oktober 2022, 03:52
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23












