PRSI Jatim Bakal Datangkan Pelatih Renang Asing
Editor Bolanet | 2 September 2010 20:20
Komisi Teknik Pengprov PRSI Jatim Chusaini Matliq kepada wartawan di Surabaya, Kamis, mengatakan pelatih asing yang menjadi bidikan berasal dari China, seperti yang pernah direkrut saat menjelang PON 2008 lalu.
Saat itu, Puslatda Renang Jatim ditangani Wang Cai yang sukses mengantar anak asuhnya merebut 16 medali emas. Namun, Wang Cai kini sudah dikontrak Klub Renang Petrokimia Gresik, sehingga PRSI Jatim harus mencari figur lain.
"Wang Cai masih terikat kontrak dengan Klub Petrokimia Gresik, namun relasi yang kami gunakan untuk mencari pelatih China, masih sama dengan yang merekomendasikan Wang Cai dulu," katanya.
Chusaini mengatakan pelatih baru tersebut dijadwalkan baru bisa bergabung melatih Puslatda Jatim, paling cepat sekitar akhir Oktober mendatang, karena saat ini masih terikat kontrak dengan Vietnam.
"Nantinya, pelatih China itu kami beri kesempatan beradaptasi dengan kondisi latihan di Surabaya dan kami juga akan melihat kinerjanya lebih dahulu. Cara ini sudah kita lakukan saat mengontrak Wang Cai, karena kami tidak ingin ada pihak yang dirugikan," ujarnya.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut Chusaini, pelatih China yang diperbolehkan menangani tim negara lain adalah mereka yang sudah pensiun sebagai pelatih di negaranya dan usianya rata-rata sudah cukup tua.
"Masalah kesehatan pelatih menjadi perhatian, karena kami juga tidak ingin ada apa-apa saat dia melatih. Saat ditangani Wang Cai, masalah itu tidak diantisipasi sehingga dana kesehatan tidak dianggarkan," kata Chusaini.
Selain kesehatan, masalah bahasa juga menjadi perhatian karena PRSI Jatim tidak ingin komunikasi pelatih dengan atlet terganggu. PRSI Jatim menginginkan pelatih yang lancar berbahasa Mandarin, lebih bagus lagi bisa bahasa Inggris.
Selain renang, sebelumnya Pengprov Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim juga berencana mendatangkan pelatih asal China, Peng Xu Jun, untuk tujuan yang sama.
Sementara Pengprov Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) juga berkeinginan mencari pelatih asing untuk menangani atlet-atlet Puslatda.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jatim, Irmantara Subagio, mengatakan pihaknya mempersilahkan pengurus cabang olahraga menggunakan tenaga pelatih asing, kalau memang mendesak diperlukan untuk mendongkrak prestasi asing.
"KONI Jatim jelas sangat mendukung kebijakan pengurus cabang olahraga, sepanjang manfaatnya memang bisa dirasakan para atlet," katanya. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dari Harapan ke Kehancuran: 45 Menit yang Kelam bagi Newcastle di Camp Nou
Liga Champions 19 Maret 2026, 12:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
















