Raih Emas, Bolt Yakin Bakal Sandang Gelar Legendaris
Editor Bolanet | 6 Agustus 2012 20:00
- Dua pelari asal Jamaika, Usain Bolt dan Yohan Blake mempersembahkan hadiah sempurna bagi hari kemerdekaan negaranya. Mereka sukses meraih medali emas dan perak nomor 100 meter di Olimpiade London, Minggu (5/8) waktu setempat.
Dengan perolehan tersebut, Bolt berhasil mempertahankan statusnya sebagai pria tercepat di dunia. Ia pernah meraih hasil serupa di Olimpiade sebelumnya.
Kemenangan Bolt tersebut sempat diragukan karena ia mengalami cedera punggung. Apalagi ia pernah didiskualifikasi karena melakukan kesalahan start pada kejuaraan lari dunia 2011.
Selepas start, Bolt mampu menghempaskan keraguan itu dengan berlari selama 9.63 detik. Catatan waktu tersebut adalah yang terbaik di Olimpiade. Namun itu masih kalah dengan catatan tercepatnya sendiri, yakni 9.58 detik.
Setelah finis, Bolt langsung berlutut dan mencium tanah sebelum melakukan aksi 'menunjuk langit' yang menjadi ciri khasnya.
Saya tahu bahwa sebagian orang meragukan saya. Tapi saya hanya bisa menunjukkan kepada dunia bahwa saya bisa menjadi yang tercepat. Saya semakin dekat untuk menjadi seorang pelari legendaris, kata pelari berusia 25 tahun itu.
Hari kemerdekaan Jamaika semakin sempurna dengan kemenangan sprinter perempuan, Shelly-Ann Fraser-Pryce yang meraih medali emas di nomor 100 meter, Sabtu (4/8). (ant/kny)
Dengan perolehan tersebut, Bolt berhasil mempertahankan statusnya sebagai pria tercepat di dunia. Ia pernah meraih hasil serupa di Olimpiade sebelumnya.
Kemenangan Bolt tersebut sempat diragukan karena ia mengalami cedera punggung. Apalagi ia pernah didiskualifikasi karena melakukan kesalahan start pada kejuaraan lari dunia 2011.
Selepas start, Bolt mampu menghempaskan keraguan itu dengan berlari selama 9.63 detik. Catatan waktu tersebut adalah yang terbaik di Olimpiade. Namun itu masih kalah dengan catatan tercepatnya sendiri, yakni 9.58 detik.
Setelah finis, Bolt langsung berlutut dan mencium tanah sebelum melakukan aksi 'menunjuk langit' yang menjadi ciri khasnya.
Saya tahu bahwa sebagian orang meragukan saya. Tapi saya hanya bisa menunjukkan kepada dunia bahwa saya bisa menjadi yang tercepat. Saya semakin dekat untuk menjadi seorang pelari legendaris, kata pelari berusia 25 tahun itu.
Hari kemerdekaan Jamaika semakin sempurna dengan kemenangan sprinter perempuan, Shelly-Ann Fraser-Pryce yang meraih medali emas di nomor 100 meter, Sabtu (4/8). (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Dijagokan, Meksiko Yakin Bisa Bungkam Brasil
Bola Dunia Lainnya 11 Agustus 2012, 19:30
-
Menpora: Bulu Tangkis Indonesia Harus Bangkit
Bulu Tangkis 10 Agustus 2012, 21:30
-
Bola Dunia Lainnya 10 Agustus 2012, 17:34

-
Deretan Bintang Cantik Lapangan Hijau Olimpiade 2012
Editorial 10 Agustus 2012, 13:17
-
Highlights Olimpiade Putri: Amerika Serikat 2-1 Jepang
Open Play 10 Agustus 2012, 10:08
LATEST UPDATE
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59











