Rebut 2 Emas di SEA Games 2019, Pencak Silat Indonesia Gagal Penuhi Target
Anindhya Danartikanya | 6 Desember 2019 09:02
Bola.net - Dengan raihan dua medali emas di SEA Games 2019, tim pencak silat Indonesia pun gagal memenuhi target tiga medali emas. Dua emas ini diraih oleh Puspa Arum Sari dari nomor seni Individu putri, dan Suci Wulandari pada kelas tanding A (45-50kg).
Tiga perak diraih Jeni Elvis Klause di kelas tanding B putri (50-55kg), Khairudin Mustakim di kelas tanding A putra (45-50kg), dan Hanifan Yudani Kusumah kelas tanding D putra (60-65kg). Dua perunggu diraih Hidayat Limonu di kelas tanding B putra (50-55kg), dan Dino Bima Sulistianto di kelas seni tunggal putra.
"Sebenarnya kami menargetkan tiga medali emas di SEA Games 2019. Makanya, saya kurang puas dengan capaian dua medali emas dan tiga medali perak. Apalagi, potensi meraih tiga sampai empat medali emas sangat terbuka sekali," kata Pelatih Kepala Tim Pencak Silat Indonesia, Indro Haryono, Kamis (5/12/2019).
Keluhkan Sistem Penilaian Juri
Indro juga mengeluhkan penilaian yang dilakukan oleh para juri. Menurutnya, pesilat Indonesia sudah tampil maksimal dan memperlihatkan penampilan yang lebih baik dibandingkan negara lain.
"Regu putra Indonesia yang menjadi juara Asian Games 2018 mendapat penilaian yang kurang bagus dan ditempatkan pada peringkat keenam nomor seni," ungkap Indro.
"Kemudian, sebanyak empat pesilat Indonesia yang tampil di final tanding hanya satu yang juara. Padahal, kita bisa lihat sendiri seluruh pesilat Indonesia memenangkan pertandingan final SEA Games tersebut," lanjutnya.
Juara Umum Pencak Silat
Meski hanya meraih dua medali emas dan tiga medali perak di SEA Games 2019, kata Indro, tim pencak silat Indonesia masih tercatat sebagai pengumpul medali terbanyak.
"Kami masih bersyukur dengan dua medali emas dan tiga perak tetap menjadi juara umum cabor pencak silat SEA Games 2019," katanya.
Apa yang dialami di Filipina, lanjut Indro, menjadi bahan evaluasi bukan hanya bagi pelatih tetapi juga pengurus PB IPSI. "Kami akan menjadikan ini sebagai bahan evaluasi," tutupnya.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Rizki Hidayat/Editor: Aditya Wicaksono/Dipublikasi: 6 Desember 2019
Baca Juga:
- Raih Perak di SEA Games 2019, Atlet Anggar Putri Indonesia Merasa Dicurangi
- Bedah Kekuatan Timnas Indonesia U-22 Saat Tumbangkan Laos
- Dea Salsabila Putri Dedikasikan Medali Emas Pentathlon untuk Orang Tua
- SEA Games 2019: 5 Fakta Menarik Myanmar, Lawan Timnas Indonesia U-22 di Semifinal
- Jadwal Indonesia di SEA Games 2019: Jumat, 6 Desember
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Persib vs Persita: Eliano Reijnders Ingin Juara Bersama Maung Bandung
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 16:37
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59








