Rebut Perunggu, Tunggal Putri Soft Tenis Lampaui Target

Anindhya Danartikanya | 30 Agustus 2018 10:30
Rebut Perunggu, Tunggal Putri Soft Tenis Lampaui Target
Dwi Rahayu Pitri (c) Inasgoc/Antara

- Atlet soft tenis Indonesia, Dwi Rahayu Pitri harus puas membawa pulang medali perunggu usai dikalahkan petenis Chinese Taipei, Chuling Cheng di laga semifinal tunggal putri Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City, Palembang pada Rabu (29/8).

Meski begitu, perolehan medali perunggu di Asian Games 2018 ini, cukup membuat Dwi Rahayu merasa senang, karena awalnya pelatih tidak menargetkan perolehan medali apapun di nomor pertandingan ini.

Advertisement

“Targetnya medali emas buat tunggal putra, sementara target putri tidak ada. Tapi saya sendiri menargetkan bisa masuk semifinal dan terwujud,” katanya.

Dwi Rahayu Pitri (c) Inasgoc/Antara

Dwi Rahayu sempat memimpin laga dengan skor 2-1, namun saat lawan mengubah strategi, ia kewalahan. “Saat pelatihnya mengarahkan lawan untuk ubah strategi, saya lihat permainannya berubah. Lawan sering melempar volley, saya kehilangan poin di volley kiri, tidak tahu kenapa bisa begitu,” ungkapnya.

Lawannya yang masuk ke babak final, ternyata harus merasakan kekalahan serupa saat menghadapi petenis Jepang, Noa Takahasi. Chuling Cheng harus puas berada di peringkat kedua dengan perolehan perak.

Dwi Rahayu yang juga peraih medali perunggu di nomor ganda campuran pada laga Asian Games 2014 di Korea Selatan ini mengaku akan terus berupaya untuk mendapatkan medali emas di nomor pertandingan lainnya.

Sumber: Liputan6.com

LATEST UPDATE