Sprinter Indonesia Tercepat di Asia Tenggara
Editor Bolanet | 13 Desember 2009 20:55
Di nomor paling bergengsi tersebut, Suryo mencatat waktu 10,17 detik untuk memecahkan rekor SEA Games 10,25 detik yang diciptakannya di SEA Games 2007 Nakhon Ratchasima.
Spinter Thailand W. Sondee harus puas dengan medali perak setelah mencatat waktu 10,30 detik.
Tim atletik Indonesia bersuka ria pada pertandingan hari pertama cabang atletik tersebut karena sprinter Indonesia lainnya, Fadli, meraih perunggu dengan waktu 10,61 detik untuk mengapit Sondee.
Suryo, bapak dengan dua anak tersebut langsung bersujud sambil mencium bendera Merah Putih usai memecahkan rekor yang catatan yang dia sendiri tidak menyangka itu.
"13 Desember is my day," teriak Suryo dengan napas yang masih terengah-tengah ketika wartawan mendekatinya.
Sementara Fadli tampak tidak bisa mengucapkan kata-kata dan hampir meneteskan air mata haru sambil memeluk Suryo.
Di nomor 100m putri, Irene Joseph masih belum bisa mengimbangi keperkasaan atlet Vietnam dan Thailand sehingga tercecer di peringkat keenam dari delapan atlet yang bertanding di nomor final tersebut.
Irene mencatat waktu 11,91 detik, tertinggal jauh dari sprinter Vietnam Vu THi Huong (11,34), L. Tawongcharoen (Thailand) dan Le Ngoc Phuong (Vietnam).
Di nomor lari 400m halang rintang, harapan Indonesia lainnya, yaitu Zulkarnain Purba harus puas dengan medali perak dengan catatan 53,40 detik, kalah bersaing dengan N. Janjai dari Thailand (52,49). Medali perunggu diraih atlet Thailand lainnya, P. Klong-Ngan dengan catatan 54,14 detik. (ant/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19













