Deretan Gol Cantik Yang Tidak Disahkan
Editor Bolanet | 15 Februari 2013 07:39
Gol yang tidak disahkan wasit sudah cukup biasa terjadi dalam sepakbola. Perdebatan selalu mengikuti setiap kejadian seperti itu terjadi. Pihak otoritas sepakbola sampai memperkenalkan teknologi garis gawang untuk menyelesaikan masalah ini.
Sebagian gol yang dianulir atau tidak diakui wasit itu ada yang diciptakan dengan proses biasa saja. Sebagian lainnya diciptakan dengan indah.
Sebuah gol bisa dianulir dengan berbagai alasan. Ada beberapa gol cantik yang memang seharusnya dianulir, sebagian lagi harusnya tetap disahkan. Ada banyak insiden tentang gol yang tidak disahkan. Berikut adalah beberapa gol cantik yang tidak disahkan oleh wasit. (101/hsw)
George Best
George Best tengah membela Irlandia Utara dalam pertandingan melawan Inggris pada 1971. Kiper Inggris adalah Gordon Banks, salah satu kiper legendaris The Three Lions. Best berhasil mencuri bola dari kaki Banks lalu mencetak gol, namun gol itu tidak disahkan karena wasit menganggap Best merebut bola secara ilegal.
Kevin Keegan
Kevin Keegan mencetak gol cantik saat membela Southampton melawan Manchester United dalam Liga Inggris 1981/82. Gol overhead kick Keegan dianulir wasit karena dianggap sudah berada dalam posisi offside.
Karl Heinz Rummenigge
Pertandingan Jerman Barat melawan Italia pada Oktoer 1984 diwarnai insiden dianulirnya gol Karl Heinz Rummenigge. Tendangan Rummenigge berhasil masuk ke gawang Italia namun kemudian dianulir wasit karena dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi.
Michel Platini
Pemain andalan Juventus Michel Platini mencetak gol cukup cantik dalam pertandingan melawan Argentinos Junior. Paltini menunjukkan skill olah bola menawan sebelum melepaskan tendangan yang masuk ke gawang lawan. Namun gol itu dianulir wasit karena Platini dianggap melakukan handsball lebih dulu.
Peter Schmeichel
Salah satu legenda Manchester United Peter Schmeichel sempat mencetak gol cantik di menit-menit terakhir pertandingan melawan Wimbledon pada 1997. Schmeichel berlari ke depan gawang lawan ketika United mendapatkan tendangan pojok. Gol ini dianulir dengan tetap karena Schmeichel sepertinya sudah terjebak offside.
Pedro Mendes
Sepeninggal Schmeichel, Fergie sempat kelimpungan mencari sosok kiper yang bisa diandalkan untuk mengawal gawang United. Salah satu yang dicoba adalah Roy Carroll. Dalam pertandingan melawan Tottenham pada 2005, Carroll melakukan penyelamatan atas tendangan jarak jauh Pedro Mendes. Tetapi tayangan ulang memperlihatkan bahwa bola sebenarnya sudah melewati garis gawang.
Manchester United
Pencetak gol dalam klip ini adalah Cristiano Ronaldo. Namun yang dipermasalahkan adalah proses pembuatan gol ini. United mencoba strategi mengambil tendangan pojok cepat. Namun hakim garis tidak mengakui tendangan pojok cepat itu, dan dengan demikian, gol Ronaldo juga tidak sah.
Frank Lampard
Frank Lampard mencetak gol dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Gol itu dicetak ketika Lampard membela Inggris melawan Jerman dalam Piala Dunia 2010. Sayang, gol yang cukup indah itu tidak diakui oleh wasit. Inggris akhirnya mendapat 'balasan' ketika wasit tak mengakui gol Ukraina dalam ajang Euro 2012 lalu.
Cristiano Ronaldo
Ronaldo bermain gemilang dalam pertandingan Portugal kontra Spanyol. Ronaldo nyaris saja mencetak gol cantik seandainya tidak digagalkan oleh rekannya sendiri, Nani. Bola tendangan Ronaldo meluncur mulus ke gawang Spanyol. Nani yang sudah berada dalam posisi offside rupanya ingin mencatatkan namanya sebagai pencetak gol. Akhirnya gol itu pun dianulir dan Ronaldo marah besar.
Gonzalo Ismael Bazan
Bazan mencetak gol dari jarak jauh. Bola memantul dari kiper lawan menuju tiang kecil penyangga jala di belakang. Wasit dan hakim garis sepertinya tak melihat itu. Mereka nampaknya mengira bola hanya memantul dari tiang gawang. patronato juga berbuat tidak sportif dengan mengatakan bahwa bola belum memasuki gawangnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Balotelli Terbuang Lagi: Baru 58 Hari Gabung Genoa, Sekarang Diusahakan Hengkang
Liga Italia 28 Januari 2025, 10:15
-
Kembali ke Serie A, Mario Balotelli Resmi Berseragam Genoa
Liga Italia 29 Oktober 2024, 13:28
-
Prediksi Derby Della Madonnina Versi Mario Balotelli: Banyak Gol, tapi Siapa Pemenangnya?
Liga Italia 21 September 2024, 19:31
-
Penghinaan! Mario Balotelli Ditolak Klub India
Bola Dunia Lainnya 9 September 2024, 10:30
LATEST UPDATE
-
Juventus Sepakat dengan Bologna, Jhon Lucumi Segera Jadi Bek Baru Luciano Spalletti
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:37
-
Ruben Amorim Masukkan Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori ke Daftar Jual AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:07
-
Cuma Semusim, Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City ke Arab Saudi
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 05:30
-
Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona untuk PSG
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 05:09
-
Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 22:12
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 21:27
-
Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 21:12
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59







