Suporter Rasis, Pertandingan AC Milan Buyar
Editor Bolanet | 3 Januari 2013 22:59
- Pemain AC Milan Kevin-Prince Boateng memilih untuk meninggalkan pertandingan setelah terus-terusan mendapat ejekan rasis dari suporter Pro Patria. Kejadian ini terjadi dalam laga persahabatan antara Milan kontra klub kasta keempat Liga Italia itu. Akibat insiden ini, pertandingan persahabatan itu pun berakhir pada menit ke 26.
Para penggawa kulit hitam Milan seperti Boateng, M'Baye Niang dan Sulley Muntari menjadi incaran sekelompok suporter rasis. Tak terima dengan ejekan itu, Boateng memilih untuk menghentikan permainan, mengambil bola dan menendangnya ke arah penonton rasis itu.
Pemain dari kedua kesebelasan nampak berusaha menenangkan Boateng yang melepas seragamnya dan berjalan keluar. Semua pemain kemudian mengikuti langkah Boateng dan meninggalkan pertandingan. Tindakan ini mendapat aplaus dari sebagian besar penonton yang hadir.
Pelatih Milan Massimiliano Allegri mengatakan sangat kecewa dengan perilaku sebagian suporter itu. ia juga meminta maaf karena pertandingan harus dihentikan, namun menegaskan bahwa Milan tak punya pilihan lain.
Kami kecewa dan sedih dengan yang terjadi. Milan bermain dengan respek kepada semua pemain dan kita harus menghentikan tindakan biadab rasisme. kami minta maaf kepada para fans yang datang untuk menyaksikan pertandingan indah. kami berjanji akan kembali dan kami meminta maaf kepada klub dan pemain Pro Patria, tetapi kami tidak punya pilihan lain. Semoga ini bisa menjadi sinyal penting (untuk melawan rasisme), ucap Allegri.
Sementara itu, kubu Pro Patria mengklaim bahwa suporternya telah disusupi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.
Berikut video insiden itu.
Para penggawa kulit hitam Milan seperti Boateng, M'Baye Niang dan Sulley Muntari menjadi incaran sekelompok suporter rasis. Tak terima dengan ejekan itu, Boateng memilih untuk menghentikan permainan, mengambil bola dan menendangnya ke arah penonton rasis itu.
Pemain dari kedua kesebelasan nampak berusaha menenangkan Boateng yang melepas seragamnya dan berjalan keluar. Semua pemain kemudian mengikuti langkah Boateng dan meninggalkan pertandingan. Tindakan ini mendapat aplaus dari sebagian besar penonton yang hadir.
Pelatih Milan Massimiliano Allegri mengatakan sangat kecewa dengan perilaku sebagian suporter itu. ia juga meminta maaf karena pertandingan harus dihentikan, namun menegaskan bahwa Milan tak punya pilihan lain.
Kami kecewa dan sedih dengan yang terjadi. Milan bermain dengan respek kepada semua pemain dan kita harus menghentikan tindakan biadab rasisme. kami minta maaf kepada para fans yang datang untuk menyaksikan pertandingan indah. kami berjanji akan kembali dan kami meminta maaf kepada klub dan pemain Pro Patria, tetapi kami tidak punya pilihan lain. Semoga ini bisa menjadi sinyal penting (untuk melawan rasisme), ucap Allegri.
Sementara itu, kubu Pro Patria mengklaim bahwa suporternya telah disusupi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.
Berikut video insiden itu.
(std/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Genoa vs AC Milan: Christopher Nkunku
Liga Italia 17 Mei 2026, 19:13
-
Link Nonton Live Streaming Juventus vs Fiorentina 17 Mei 2026
Liga Italia 17 Mei 2026, 17:01
-
Link Streaming Genoa vs AC Milan, Tonton di Sini!
Liga Italia 17 Mei 2026, 16:54
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 17-18 Mei 2026
Liga Italia 17 Mei 2026, 09:01
LATEST UPDATE
-
Begini Dampak Kedatangan Xabi Alonso di Ruang Ganti Chelsea
Liga Inggris 19 Mei 2026, 15:08
-
Miroslav Klose Masuk Kandidat Pengganti Maurizio Sarri di Lazio
Liga Italia 19 Mei 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13












