Tribute to Morosini: Kisah Tragis Pria Berhati Emas
Editor Bolanet | 16 April 2012 12:15
Tragedi kembali terjadi menyelimuti lapangan hijau, sepak bola dunia kembali berduka. Setelah insiden serangan jantung yang menimpa Fabrice Muamba ketika membela timnya Bolton Wanderers di ajang FA Cup beberapa waktu lalu dan beruntung nyawa Muamba masih tertolong, kini duka lebih mendalam selimuti tanah Italia, seorang pemain klub Italia Serie B, , Piermario Morosini meninggal dunia akibat serangan jantung saat Morosini membela timnya melawan .
Morosini mendapat tiga kali serangan jantung secara beruntun di lapangan yang menyebabkan dirinya kehilangan kesadaran, Gelandang Livorno itu tiba-tiba saja jatuh pada menit ke-31, berdasarkan keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit, Morosini diduga terkena serangan jantung di lapangan dan nyawanya tak lagi tertolong di dalam ambulan. Morosini, meninggal dunia di usia muda, 25 tahun.
Setelah tragedi mengenaskan itu, para pemain Livorno berkumpul untuk mengumpulkan barang pribadi milih Morosini untuk dikembalikan ke pihak keluarga, pada konferensi pers di stadion Ardenza, salah satu perwakilan dari pemain Livorno, Simone Barone mengatakan. Kami datang kesini untuk Mario Morosini, kalian harus memberi kami spirit agar kami kuat dan berpikir positif. Dia adalah teman yang baik dan kami harus melakukannya untuk dia... bukan hanya kata-kata.
Dia orang yang penuh senyum, meskipun ia mempunyai banyak masalah keluarga, Moro selalu tersenyum dan tidak pernah ingin masalah itu menganggunya, saya bangga telah mengenalnya. Saat ini kami harus berpikir tentang orang yang ditinggal dan disayanginya, pacar dan kakaknya, dia selalu membantu keluarganya. ucap Barone
Dia adalah pribadi fantastis yang selalu ingin menolong siapapun. Dia hidup untuk keluarganya. imbuh Barone
Para pemain Livorno kompak untuk membantu kehidupan kakaknya yang menderita sakit parah dan hidupnya selalu bergantung pada Morosini, baik itu secara finasial maupun emosional. Kakaknya adalah satu-satunya keluarganya yang masih hidup. Kedua orang tuanya meninggal dunia saat dia masih berusia 18 tahun, adiknya yang menderita cacat juga meninggal dunia dengan cara tragis, bunuh diri.
Selamat jalan pria berhati emas, Addio a Morisini! Doa kami selalu menyertaimu...
Berikut video tragedi jatuhnya Morosini di lapangan dan video tribute untuk Morosini dari para pemain Livorno.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Menolak Panik: Real Madrid Tetap Percaya Xabi Alonso meski Kalah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 18:47
-
Javier Tebas Tegas: Pembajakan Bukan Kebebasan, Ancaman Nyata bagi Masa Depan LALIGA
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 17:13
-
BRI Super League: Laga Arema FC vs Persik Menyisakan Rasa Pahit buat Macan Putih
Bola Indonesia 12 Januari 2026, 16:51
-
Spalletti Ingin Juventus Ngebut Seperti Ferrari, Apa Maksudnya?
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:45
-
Jelang Juventus vs Cremonese: Spalletti Lempar Kode Belanja Pemain Nih?
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:18
-
Terbuai dan Terjebak Zona Nyaman, Penyebab Runtuhnya Liverpool Musim Ini
Liga Inggris 12 Januari 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55









