3 Alasan MotoGP Sulit Terapkan Pembalap Cadangan Permanen Seperti Formula 1
Anindhya Danartikanya | 10 April 2026 14:56
Bola.net - Belakangan ini paddock MotoGP digemparkan oleh kabar bahwa Liberty Media, berencana mewajibkan setiap pabrikan MotoGP memiliki pembalap cadangan yang bersifat permanen, meniru sistem Formula 1.
Setiap pabrikan F1 wajib punya pembalap cadangan permanen. Mereka memiliki wajib pengalaman di F1 dan Super License FIA. Hal inilah yang diharapkan Liberty untuk ditiru oleh MotoGP.
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, dan pembalap Monster Energy Yamaha, Alex Rins, sangat pesimistis impian Liberty ini bisa diwujudkan, terutama dalam waktu dekat.
Nah, sejatinya apa saja sih alasan yang membuat MotoGP bakal sulit menerapkan pembalap cadangan seperti Formula 1? Berikut ulasannya.
Sulit Cari Pembalap dengan Level Setara

Sulit mencari pembalap yang memiliki level performa yang sama tingginya dengan para pembalap reguler yang aktif balapan di MotoGP. Para pembalap reguler saja, biasanya butuh waktu demi kembali kompetitif usai absen beberapa seri.
"Apakah menurut Anda ada 11 pembalap di luar grid ini yang memiliki level yang cukup untuk bersaing di MotoGP?" ujar Tardozzi kepada Autosport.
Pembalap Cadangan Bakal Bosan di Garasi Melulu

Rins meyakini bahwa para pembalap yang ditunjuk jadi cadangan permanen pasti bakal jengkel harus bepergian ke berbagai sirkuit tapi hanya bisa 'nongkrong' di garasi tim untuk menunggu kans balapan di MotoGP.
Sebab, para cadangan harus menunggu sampai pembalap reguler cedera. "Jika akhirnya diterapkan, itu bisa sangat sulit bagi orang yang harus bepergian, dan harus menunggu sepanjang akhir pekan," ungkap Rins via Autosport.
Pembalap Top dari Kejuaraan Lain Bakal Sulit Digaet

Selain test rider, para pembalap reguler papan atas WorldSBK juga acap kali dipanggil oleh sebuah pabrikan atau tim MotoGP untuk jadi rider pengganti, terutama jika jadwal balap kedua ajang sedang tidak bentrok.
Namun, mereka bakal sulit dijadikan cadangan permanen, apalagi jika mereka punya kans besar memperebutkan gelar dunia. Para pembalap ini bisa dimaklumi jika lebih memilih memprioritaskan target jadi juara.
Baca Juga:
Aleix Espargaro Cedera Tulang Belakang Usai Kecelakaan Besar di Sepang Saat Jalani Tes MotoGP untuk Honda
Race Engineer Max Verstappen, Gianpiero Lambiase, Tinggalkan Red Bull demi Gabung McLaren di Formula 1 2028
Siap Tarung! Yamaha Racing Indonesia Bidik Kemenangan di Seri 1 ARRC Malaysia 2026
8 Rider Indonesia Siap Tarung, Ini Daftar Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







