Ajaib, Danilo Petrucci Balapan di MotoGP Doha Tanpa Tahu Alami Dislokasi Bahu
Anindhya Danartikanya | 16 April 2021 11:57
Bola.net - Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci, mengaku tak tahu dirinya cedera dislokasi bahu saat menjalani balapan MotoGP Doha pada 4 April lalu. Kepada Crash.net, Kamis (15/4/2021), di Sirkuit Portimao, Portugal, ia mengaku baru mengetahui cedera ini usai menjalani tes MRI saat kembali ke Italia.
Petrucci mengalami kecelakaan hebat pada lap pembuka MotoGP Qatar pada 28 Maret, usai ban depannya menyenggol ban belakang Alex Marquez. Akibat insiden itu, rider berusia 30 tahun ini mengalami rasa sakit pada bahunya, namun tetap turun dalam MotoGP Doha sepekan setelahnya, di mana ia finis ke-19.
Setibanya di Italia, Petrucci langsung menjalani tes MRI karena rasa sakit pada bahunya tak kunjung hilang. Rasa khawatirnya pun jadi nyata, usai tulang bahunya kedapatan sempat bergeser dan kemudian kembali ke tempat semula. Beruntung, tak ada kerusakan ligamen, yakni hal yang bisa bikin cedera bahu jadi lebih rumit.
Sudah Berusaha Keras Agar Fit

"Usai pulang, saya menjalani tes MRI pada bahu dan mendapati ada dislokasi dari balapan pertama. Tulang saya keluar (dari sendi) dan kemudian masuk lagi di tempat yang normal. Atas alasan ini, saya merasa sangat kesakitan. Untungnya, tak ada kerusakan ligamen, namun ada bengkak besar," ujar 'Petrux'.
Pembalap yang tadinya membela Ducati selama enam tahun ini pun mengaku sudah berupaya keras agar bahunya terasa lebih baik demi menghadapi balapan di Portimao. Namun, ia tak memungkiri kondisinya saat ini rumit karena bahu yang satu lagi juga bengkak.
"Sejak Qatar, saya pun bekerja sekeras mungkin agar bugar untuk balapan ini. Untungnya, saya mendapatkan obat anti-bengkak. Namun, bahu kanan saya juga bengkak karena saya berkendara dengan satu lengan saja!" lanjut sahabat Andrea Dovizioso ini.
Kondisi Bahu Belum Stabil
Meski begitu, hal ini memunculkan pertanyaan lain: bagaimana bisa cedera dislokasi bahu ini tak diketahui sebelum Seri Doha? Petrucci pun mengaku tes MRI tak dilakukan berkat adanya 'bubble' MotoGP yang tak mengizinkan peserta bepergian selain ke sirkuit dan hotel selama dua pekan di Qatar.
"Mustahil untuk tahu, karena kami hanya bergerak di antara hotel dan sirkuit. Harusnya kami ajukan permintaan khusus untuk MRI. Lagipula, saat itu saya bisa menggerakkannya. Dengan obat anti-rasa sakit dan anti-bengkak, saya bisa balapan. Jadi, kondisinya tak kritis. Namun, usai balapan nanti, yakni pada Senin, bakal sulit bagi saya untuk menggerakkan lengan," tuturnya.
"Sejak awal kami sudah berencana melakukan tes MRI di Eropa, dan hasilnya menunjukkan dugaan kami. Otot dan tendon saya agak melar, dan saya merasa bahu saya tak stabil. Melakukan rotasi ekstra adalah hal mustahil, namun saya hanya melakukan satu posisi di atas motor, jadi semoga saja cukup," pungkas pembalap asal Terni, Italia, ini.
Sumber: Crashnet
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
Joan Mir Masih Yakin Jack Miller Harusnya Dihukum Soal Insiden Doha
Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, dan Moto3 Portimao 2021
Jack Miller Tinggalkan Media Sosial Akibat Serangan Netizen usai MotoGP Doha
Penuh Kagum, Inilah Reaksi Para Rider MotoGP Soal Kembalinya Marc Marquez
Joan Mir Ganti Crew Chief Sementara Usai Frankie Carchedi Positif Covid-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






