Alasan Ducati Tak Gaet Jonathan Rea: Kelewat 'Mahal'
Anindhya Danartikanya | 29 Februari 2020 14:30
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, tak memungkiri Jonathan Rea merupakan pebalap impian semua tim di WorldSBK. Meski begitu, kepada GPOne, Ciabatti menyatakan ada beberapa faktor yang membuat timnya urung menggaet Rea, salah satunya adalah faktor finansial.
Rea meninggalkan Honda menuju Kawasaki Racing Team pada awal 2015, dan sejak itu pula ia mendominasi. Ia tercatat sebagai pebalap WorldSBK tersukses sepanjang sejarah, mengantongi lima gelar dunia dan 88 kemenangan.
Mulai musim ini, Aruba.it Racing Ducati sendiri sudah memiliki Scott Redding, yakni eks rider MotoGP yang juga juara British Superbike 2019. Walau baru pertama kali turun di WorldSBK, rider Inggris berusia 27 tahun ini langsung difavoritkan menjegal langkah Rea.
Dominan Seperti Marc Marquez
"Memulai musim dengan langkah tepat, seperti apa yang dilakukan Scott pada masa pramusim, sangatlah penting. Tapi saat ini, kami sulit bergerak di 'pasar'. Ada banyak kabar burung, tapi memang sulit cari rider baru jika melihat usia para rider yang ada," ungkap Ciabatti.
Saat ini, rider termuda WorldSBK adalah Toprak Razgatlioglu dan Federico Caricasulo, yang sama-sama berusia 23 tahun. Rea sendiri tahun ini berusia 33 tahun, dan meski sama-sama dominan seperti Marc Marquez di MotoGP, Rea sulit masuk dalam daftar rider incaran Ducati.
"Jonathan itu Marc Marquez versi WorldSBK. Kami pernah saling bicara, dan itu sudah jadi tugas kami. Tapi kini menjalankan misi tersebut takkan masuk akal, bahkan jika mempertimbangkannya sebagai pengganti Chaz (Davies) pada 2021. Usia tak lagi berpihak pada Jonathan, dan selain itu ia sangat bahagia bersama Kawasaki," ujar Ciabatti.
Gaji 1 Juta Euro per Musim
Tak hanya karena Rea tak lagi muda dan bahagia bersama Kawasaki, Ciabatti juga menyatakan fakta bahwa bayaran tinggi yang diterima rider Irlandia Utara tersebut dari Kawasaki membuat Ducati mustahil menggaetnya.
"Jonathan mendapatkan gaji satu juta euro per musim. Hanya Kawasaki yang punya bujet sebesar itu. Padahal harga ini di luar batas 'pasar' WorldSBK, karena yang terbaik adalah 400-500ribu euro," ungkapnya.
"Jonathan membuat perbedaan (di lintasan), tapi apakah Kawasaki bisa menang tanpanya? Mungkin tidak. Tapi memang tak ada pabrikan yang lain bisa membayar dengan bujet sebesar itu," tutup Ciabatti.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Lorenzo Ngaku Sempat Kaget Dipercaya Maverick Vinales Jadi Pelatihnya di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2026, 19:46
-
Masih Tegang Jalani Adaptasi di MotoGP, Diogo Moreira Banyak Belajar dari Marc Marquez
Otomotif 9 Februari 2026, 16:31
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Brentford vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 12 Februari 2026, 20:56
-
Media Thailand Laporkan Adanya Gesekan Antara Suporter Ratchaburi FC Dengan Persib Bandung
Asia 12 Februari 2026, 20:54
-
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Barcelona, Adu Taktik Simeone vs Flick
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 20:36
-
Kalahkan Medan Falcons, Jakarta Electric PLN Selangkah Lagi ke Final Four Proliga 2026
Voli 12 Februari 2026, 20:02
-
Live Streaming Brentford vs Arsenal - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 12 Februari 2026, 20:00
-
Ratchaburi vs Persib Bandung: Bojan Hodak Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Maung Bandung
Asia 12 Februari 2026, 18:57
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persijap 13 Februari 2026
Bola Indonesia 12 Februari 2026, 18:53
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
-
3 Asisten Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:03
-
Resmi! Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak di Timnas Inggris hingga 2028
Piala Dunia 12 Februari 2026, 17:33
-
Pelita Jaya Tambah Amunisi Baru Jelang IBL 2026: Bank Jakarta Resmi jadi Sponsor
Olahraga Lain-Lain 12 Februari 2026, 17:19
LATEST EDITORIAL
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34







