Alex Marquez Lelah: 2 Kali Juara Dunia, Selalu Dianggap 'Cuma' Adik Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 25 April 2023 15:50
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, tampaknya sangat senang kini bisa membuktikan bahwa dirinya berlaga di MotoGP bukan karena mendompleng nama kakaknya, Marc Marquez. Sejak bernaung di bawah payung Ducati Corse, Alex kini membuktikan bahwa ia juga pembalap yang bisa bertarung di papan atas.
Alex menjalani debut MotoGP 2020 secara dadakan. Ia diminta membela Repsol Honda sebagai pengganti Jorge Lorenzo yang pensiun akibat cedera punggung berkepanjangan. Kala itu, meski merupakan juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019, Alex dianggap membela Repsol Honda hanya karena merupakan adik Marc.
Nyatanya, Alex menyelamatkan wajah Honda dari peluang paceklik trofi sepanjang 2020. Sebagai debutan yang memikul beban besar, ia justru sukses meraih dua podium. Lewat A Tutto Gas, seperti yang dikutip Todo Circuito, Minggu (24/4/2023), Alex mengaku sebal karena dua gelar dunia yang ia raih tak pernah dianggap orang.
Merasa 2 Gelar Dunianya Tak Dianggap

"Semua orang bilang Marc membantu saya masuk dan gelar dunia saya tak masuk hitungan. Keadaannya selalu begitu seumur hidup saya. Mereka tak menyebut saya sebagai juara dunia Moto2. Mereka menyebut saya 'adik dari' Marc. Jadi juara dunia itu tak mudah, tapi nyatanya saya malah punya dua gelar," ujar Alex.
Pembalap berusia 27 tahun ini juga menyatakan bahwa proses adaptasinya dengan Honda tidaklah mudah. Jadi, dua podium yang ia raih bersama Repsol terasa sangat berharga. Apalagi ia ternyata berkendara dengan sasis yang dikembangkan untuk Lorenzo. Sebagai catatan, Lorenzo sendiri paceklik podium selama di Honda.
"Saya dapat motor yang pada praktisnya dikembangkan untuk Jorge. Awalnya sulit bagi saya. Namun, saat di Misano, saya mencoba sasis yang berbeda, yang mereka kembangkan untuk Jorge. Memang ada beberapa perubahan, tetapi pada dasarnya itu sasis yang diciptakan untuk Jorge pada tahun sebelumnya," kisah Alex.
Merasa Sendirian Selama di LCR Honda
Alex pun sangat kecewa ketika dipindahkan ke LCR Honda pada 2021, karena kesempatannya membuktikan talenta bersama Repsol Honda direnggut begitu saja. Ia juga sedih dipisahkan dari krunya di Repsol Honda, yang pada akhirnya berhasil bekerja dengan kompak menjelang akhir musim 2020.
"Saya merasa kecewa ketika dipindahkan ke LCR Honda, karena saya sudah klop sangat baik dengan tim saya [di Repsol Honda] dan saya malah harus memulai segalanya dari nol lagi. Perbedaan terbesar di antara Repsol dan LCR adalah saya merasa sendirian gara-gara Honda," lanjut Alex.
"Saya bekerja sangat keras dengan tim Lucio [Cecchinello] dan David [Garcia], crew chief saya. Saya bisa bilang kami telah mengerahkan hidup kami untuk itu semua. Kinerja kami impresif, tapi tak ada yang datang dari Honda. Honda membayar gaji pembalap, tetapi mereka tampak tidak tertarik pada kami," pungkasnya.
Sumber: A Tutto Gas, Todo Circuito
Baca juga:
Marco Bezzecchi Pilih Bertahan di Ducati Jika VR46 Jadi Pindah ke Yamaha
Ducati Raih 400 Kemenangan di WorldSBK, Siapa Rider dengan Koleksi Trofi Terbanyak?
Kenan Sofuoglu Pede Toprak Razgatlioglu Tak Pindah ke MotoGP: WorldSBK Itu Rumahnya!
Toprak Razgatlioglu Usai Tes MotoGP Bareng Yamaha: Saya Lebih Suka WorldSBK
Jadwal Balapan dan Link Live Streaming Formula 1 GP Azerbaijan 2023 di Bein Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

