Alex Marquez Sedih Cuma Sekejap Jadi Tandem Marc Marquez di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 30 November 2020 16:50
Bola.net - Alex Marquez mengaku sangat sedih karena ia tak bisa sepenuhnya jadi tandem sang kakak, Marc Marquez, di Repsol Honda sepanjang MotoGP 2020, mengingat Marc hanya turun lintasan pada seri perdana dan kemudian absen sampai akhir musim.
Seperti diketahui, Marc mengalami kecelakaan hebat dalam MotoGP Spanyol di Jerez pada 19 Juli lalu, yang menyebabkan patah tulang humerus kanannya. Dua hari usai insiden, Marc pun menjalani operasi di Barcelona untuk menanamkan satu plat titanium dan 12 sekrup.
Dua hari setelah operasi, Marc kembali ke Jerez untuk mencoba turun di MotoGP Andalusia. Namun, usai coba turun di di sesi FP3, lengannya bengkak dan memar hingga ia memutuskan mundur dan fokus mencari kans kembali di Brno, Ceko. Sayang, drama Marquez tak berhenti di situ.
Pada 3 Agustus, jelang MotoGP Ceko, Marquez secara menggemparkan harus menjalani operasi kedua usai plat titaniumnya patah usai membuka jendela besar di rumahnya saat hendak mengajak kedua anjingnya jalan-jalan. Sejak itu, proses pemulihannya sangat rumit dan butuh waktu lama.
Tak Bisa Senang-Senang Bareng Kakak

Marquez beberapa kali sempat dikabarkan akan kembali balapan pada beberapa seri. Namun, menjelang MotoGP Valencia pada 15 November lalu, delapan kali juara dunia ini mengumumkan takkan kembali sampai musim berakhir dan akan fokus pada pemulihan demi kembali dengan kondisi lebih bugar pada 2021.
Hal ini pun membuat Alex sedih, karena bertandem dengan sang kakak di tim paling prestisius di MotoGP bisa dibilang bagai kans sekali seumur hidup. Yang paling bikin juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini kecewa, ia tak bisa menimba begitu banyak pelajaran dari sang kakak di lintasan.
"Musim ini tak hanya berat bagi Marc, tapi juga berat bagi saya. Saya mempersiapkan diri untuk situasi yang benar-benar berbeda pada awal tahun. Tadinya saya ingin bersenang-senang dengan Marc, membela tim yang sama, dan belajar darinya karena ia rider terbaik," ujar Alex via Corsedimoto, Minggu (29/11/2020).
Padahal Membanggakan bagi Keluarga

Alex sendiri menjalani musim debut yang sama sekali tidak buruk di MotoGP. Ia memang tertatih-tatih pada awal musim, namun sangat konsisten finis pada 10 seri pertama. Ia juga menggebrak dengan sukses meraih dua podium di Le Mans dan Aragon, dalam cuaca yang berbeda pula.
"Sayang, kami tak bisa menikmati tahun ini bersama-sama. Padahal, situasi ini bakal jadi sesuatu yang istimewa bagi kami dan keluarga kami, apalagi kami membela tim dengan sejarah panjang. Namun, beginilah jalannya musim ini dan kami harus menerimanya," ungkapnya.
Meski 'batal' sepenuhnya jadi tandem sang kakak, Alex terus memberikan dukungan moral agar Marc bisa kembali pada 2021. "Marc tetap latihan keras di rumah demi cepat pulih. Saya yakin ia akan kembali lebih kuat, walau tentu situasinya takkan selalu mudah," pungkas rider yang tahun depan akan membela LCR Honda tersebut.
Sumber: Corsedimoto
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Momen Haru Perpisahan Para Rider MotoGP 2020 dari Tim Masing-Masing
- 'Ducati Juarai MotoGP 2020, Bukti Inovasinya Berhasil'
- Joan Mir Geram Ayah Jorge Lorenzo 'Ngaku-Ngaku' Bantu Juarai MotoGP 2020
- Joan Mir: Juara Bareng Suzuki Bagai Takdir, Sejarah Bagi 'Underdog'
- Reaksi Para Pembalap F1 Usai Saksikan Kecelakaan Horor Romain Grosjean
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









