Ambil Positifnya, Maverick Vinales Akui Harus 'Gila' Saat Lawan Ducati
Anindhya Danartikanya | 6 April 2021 09:42
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengaku sama sekali tak kecewa harus finis kelima di MotoGP Doha, Minggu (4/4/2021). Pasalnya, ia merasa YZR-M1 miliknya punya potensi besar yang nyata, dan ia tahu benar apa masalah yang harus ia atasi. Kepada Crash.net, ia menyatakan banyak belajar dari balapan ini.
Usai menang di MotoGP Qatar sepekan sebelumnya, Top Gun start ketiga di balapan kali ini. Sayang, startnya tak sempurna dan ia melorot ke posisi 9 pada lap pembuka. Ia bahkan melorot ke posisi 11 pada lap kedua usai tersalip Pecco Bagnaia dan Brad Binder. Tak panik, ia pun sadar itu waktunya menghemat ban.
Strategi ini terbukti jitu, karena pada Lap 18, ia sudah naik posisi 4. Ia saling salip dengan Johann Zarco dan Jorge Martin berebut posisi 3. Sayang, pada awal lap penutup, Vinales terlalu ngotot menyalip Martin di Tikungan 1. Alhasil, ia melebar dan tersalip Alex Rins. Ia pun harus legawa finis kelima. Namun, baginya hasil ini tak buruk.
Harus Agresif Saat Melawan Rider Ducati
Vinales pun menyatakan kesalahannya di Tikungan 1 itu bukan karena grip ban belakangnya berkurang, dan justru mengakui itu kelalaiannya sendiri. "Ini bukan masalah grip. Hanya saja, saya kelewat ngotot. Pada tiga lap terakhir, saya menggila, saya benar-benar ngotot. Saya meminta terlalu banyak performa dari motor saya," ujarnya.
"Lain kali, saya akan coba lebih halus, kalau-kalau saya harus berusaha maju. Tapi dengan Ducati, Anda memang harus agresif. Kadang Anda harus gila. Itulah yang saya coba. Sayangnya, saya tak punya referensi di mana Jorge mengerem. Jadi, saya juga jadi terlambat mengerem," lanjut juara dunia Moto3 2013 ini.
Vinales pun menyatakan, melihat dirinya bisa 'comeback' ke depan usai pandai-pandai menghemat ban, adalah bukti bahwa Yamaha punya potensi yang sangat baik, apalagi sang tandem, Fabio Quartararo, juga memenangi balapan ini. Rider Spanyol ini pun memuji kinerja apik timnya, dan kini bertekad memperbaiki kinerja dirinya sendiri.
Harus Perbaiki Performa saat Start
"Saya benar-benar berusaha mengejar Jorge. Tapi saya juga coba menghindari senggolan. Saya pun melaju lurus, hingga saya kehilangan podium. Tapi saya tetap senang, karena potensi kami nyata adanya. Saya merasa oke. Saya rasa tim kami bekerja ke arah yang tepat. Kini saatnya saya yang memperbaiki diri," tutur Vinales.
Rider berusia 26 tahun ini juga menyatakan, mengingat potensi motor Yamaha sangat tinggi, maka kini giliran dirinya yang harus memperbaiki start. Masalah ini sejatinya sudah dialami Vinales sejak lama, namun ia diketahui sangat giat memperbaikinya, terbukti dari dirinya yang kedapatan berkali-kali latihan start di pitlane.
"Saya sangat bersenang-senang di atas motor, dan motor kami punya potensi besar. Hanya saja, start saya bermasalah. Saya masih harus lebih baik. Tak ada alasan. Saya memang harus lebih cepat saat start dan saya harus melakukannya sekarang. Reaksi saya terlalu lamban. Saya mengalami wheelie dan ban depan nyaris selip," tutupnya.
Sumber: Crashnet
Video: Serunya Balapan MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Jadi Pemenang
Baca Juga:
Terpuruk di KTM, Johann Zarco Kaget Pimpin Klasemen MotoGP Bareng Ducati
Sejarah Baru Tergores, Inilah 9 Rekor yang Pecah Total di MotoGP Doha 2021
Johann Zarco Senang Bikin Bangga Prancis Bareng Fabio Quartararo
Video Highlights Kemenangan Fabio Quartararo di MotoGP Doha 2021
Muak, Jack Miller Akui 3 Kali Ditabrak Joan Mir Sebelum Senggolan di Trek Lurus Doha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



