Andrea Dovizioso Maklum Pecco Bagnaia Sulit Saingi Marc Marquez, Harus Akui Rider Lain Lebih Cepat
Anindhya Danartikanya | 4 Juni 2025 15:18
Bola.net - Tiga kali runner up MotoGP, Andrea Dovizioso, mengaku kaget melihat Pecco Bagnaia kesulitan menyaingi Marc Marquez pada awal musim 2025. Namun, ia juga memaklumi, mengingat Marquez sangat tangguh dan percaya diri membela Ducati Lenovo Team dan menunggangi Desmosedici GP25.
Dibanding Marquez yang sudah meraih 6 kemenangan Sprint dan 3 kemenangan Grand Prix, Bagnaia baru meraih 1 kemenangan Grand Prix dalam tujuh seri pertama musim ini. Selagi Marquez memimpin klasemen dengan koleksi 196 poin, Bagnaia berada di peringkat ketiga dengan ketertinggalan 72 poin.
Belakangan ini, Bagnaia mengaku kesulitan mengendalikan GP25, yang sejatinya tak jauh berbeda dari GP24, yakni motor yang mengantarnya meraih 11 kemenangan tahun lalu. Ia bahkan menyebut karakter Ducati yang biasa ia kenal tak ada lagi di GP25. Kepada Moto.it, Selasa (3/6/2025), Dovizioso pun mengaku terkejut.
Hanya Pecco Bagnaia yang Tahu Masalah yang Sebenarnya

"Tadinya, saya pikir Pecco tak terlalu kesulitan, tetapi hanya dia yang tahu alasannya, apakah perubahan dari tahun lalu ke tahun ini atau dinamika lain menciptakan krisis. Namun, hanya dia yang tahu secara rinci. Karisma dan kekuatan Marc memang tidak diragukan. Jadi, jujur, saya tak terlalu terkejut melihat pendekatannya terhadap musim seperti ini," ujar 'Dovi'.
Dovizioso, yang kini menjabat sebagai test rider Yamaha MotoGP, diketahui punya pengalaman bertarung dengan Marquez meski mereka tak pernah jadi rekan setim. Kedua rider ini bertarung sengit memperebutkan gelar dunia pada 2017, 2018, dan 2019, di mana Marquez keluar sebagai juara dunia sementara Dovizioso harus legawa jadi runner up.
Dovizioso pun mengakui bahwa ada kalanya seorang pembalap harus mengakui rivalnya lebih kuat meski terasa menyakitkan. Menurutnya, tak ada gunanya bagi para pembalap untuk mencari-cari alasan atas performanya yang buruk ketika mereka tahu betul bahwa rivalnya memang lebih kuat dari mereka.
Harus Cari Solusi dan Cara Lain demi Berkembang
"Ada pembalap yang lebih obyektif dan ada yang kurang obyektif. Banyak pembalap yang tidak obyektif, selalu cari-cari alasan dan memberikan penjelasan tak masuk akal. Kebanyakan pembalap memang seperti itu. Ada juga yang berkata jujur tetapi jadi beban pribadi, karena ketika sadar dan paham bahwa Anda tertinggal dari pembalap lain, rasanya sangat menyakitkan," tutur Dovizioso.
"Namun, Anda harus menghadapinya dan bekerja keras. Anda tak bisa menyelesaikan semua masalah, tetapi semua bisa diperbaiki. Saya juga pernah bentrok dengan para pembalap kuat, dan kenyataannya memang begitu. Jika ingin menang, Anda harus cari solusi lain, cara lain, dan selalu ada jalan untuk menyiasatinya dan mencoba berkembang," tutupnya.
Marquez dan Bagnaia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada 6-8 Juni 2025. Dovizioso sendiri sibuk menjadi test rider Yamaha dan mengembangkan mesin V4 yang kemungkinan akan diluncurkan di MotoGP 2026 mendatang.
Sumber: Motoit
Baca Juga:
Marc Marquez Sebut Alex Marquez Rival Terkuat dalam Perebutan Gelar MotoGP 2025, Tetap Waspadai Pembalap Lain
Marc Marquez Tanggapi Potensi Perpisahan Jorge Martin dan Aprilia, Yakin Ada Alasan Kuat
Reaksi Tak Terduga Fans Aprilia saat Jumpa Jorge Martin, Teriak-Teriak Minta Bertahan di MotoGP 2026
MotoGP Aragon Daerah Kekuasaan Marc Marquez, Akankah Ducati Menang Lagi Usai Disikat Honda dan Aprilia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Jajaki Emerson Palmieri untuk Perkuat Bek Kiri
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:33
-
Inter Milan Tegaskan Sikap soal Lautaro Martinez, Barcelona Sulit Membajak
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:03
-
Belum Menyerah! Manchester City Siap Ajukan Tawaran untuk Enzo Fernandez
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 16:00
-
Kapan Liverpool Bisa Tuntaskan Transfer Bradley Barcola?
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 15:30
-
Hormati Matheus Cunha, Marcus Rashford Tak Minta Nomor 10 di MU
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 13:33
LATEST UPDATE
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:45
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 21 Agustus 2026, 13:34
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
-
Michael Carrick Bantah Klaim Manchester United Dapat Start Mudah di Premier League
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:14
-
Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 12:32
-
Siapa Kapten Ideal Real Madrid di Era Mourinho?
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 12:11
-
Pemain-pemain Berkaki Cepat di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 11:13
-
Arda Guler, Perkembangan Kecilnya Bisa Beri Dampak Besar pada Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 09:47
-
Diego Moreira: Ambisi, Target, dan Karakter Sang Pemain Baru AC Milan
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


