Andrea Dovizioso: Rebut Gelar Dunia? Kenapa Tidak?
Anindhya Danartikanya | 9 Februari 2017 14:45
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso meyakini dirinya punya potensi untuk merebut gelar dunia MotoGP dalam waktu dekat, asalkan pabrikan asal Italia tersebut mampu mengatasi semua masalah yang selama ini mereka alami. Hal ini disampaikan Dovizioso melalui wawancaranya dengan Pecino GP.
Tahun lalu, Ducati berhasil mengoleksi 10 podium yang dua di antaranya adalah kemenangan. Meski begitu, prestasi ini dinilai Dovizioso tak menjamin bahwa Ducati punya peluang besar merebut gelar tahun ini. Menurutnya hal pertama yang harus dibuktikan Ducati adalah kompetitif di semua jenis sirkuit, hal yang tak mereka alami tahun lalu.
Gelar dunia? Kenapa tidak? Kami belum cukup siap, tapi kami sudah dekat. Jika ingin jadi juara, Anda harus kompetitif di setiap sirkuit, dan kami belum sampai ke sana. Tahun lalu, Honda memulai musim dengan banyak masalah, namun akhirnya menemukan jalan keluar dan merebut gelar. Ducati punya potensi, dan jika kami bisa menghapus halangan untuk kompetitif di setiap sirkuit, kami bisa jadi kandidat, tuturnya.
Meski banyak yang menggadang-gadang Ducati bakal menang di Qatar, Dovizioso justru meyakini bahwa tiga seri pertama takkan bisa dijadikan cerminan potensi mereka sesungguhnya. Menurutnya, 'ujian' yang lebih nyata akan dimulai di seri keempat yang digelar di Jerez, Spanyol, di mana Ducati biasa kesulitan tampil kompetitif.
Saya berharap bisa kompetitif di tiga seri pertama, meski kami harus melihat seberapa besar pengaruh perubahan regulasi. Perubahan aerodinamika memberi pengaruh besar pada perilaku motor, dan efek yang terjadi berbeda-beda bagi setiap pabrikan. Jerez akan jadi tempat penting untuk melihat level performa kami. Tahun lalu kami kesulitan, jadi level kami yang sesungguhnya akan terlihat di sana, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








