Aprilia Puji Kepemimpinan Marco Bezzecchi Selama Jorge Martin Absen, Selalu Percaya Perjuangan Tim
Anindhya Danartikanya | 28 Mei 2025 11:31
Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memuji sikap kepemimpinan Marco Bezzecchi selama Jorge Martin absen di MotoGP 2025. Rivola menilai Bezzecchi merupakan pejuang tunggal bagi Aprilia musim ini, sehingga kemenangannya di Silverstone, Inggris, Minggu (25/5/2025) terasa sangat istimewa.
'Bez' harus berjuang sendiri merebut hasil baik karena Martin absen akibat cedera parah, ditambah Ai Ogura mengalami cedera lutut usai jatuh di sesi latihan Seri Inggris, dan Raul Fernandez sulit kompetitif. Sang test rider, Lorenzo Savadori, konsentrasinya juga terpecah karena jadi pengganti Martin selagi harus menjalani berbagai tes di luar jadwal balap.
"Apa yang dilakukan Marco, ia lakukan sendirian. Sayangnya, ia harus membiasakan diri melakukannya sejak hari pertama. Jadi, kami hanya bisa berbahagia karena ia telah melakukan hal yang spesial. Sebagai pembalap, ia terus berkembang, dan saat ini dialah pemimpin tim kami," ujar Rivola kepada GPOne.
Marco Bezzecchi Juga Semangati Kru Aprilia

Rivola juga angkat topi untuk Bezzecchi, yang sadar bahwa seluruh kru Aprilia juga harus ia semangati dan ia dukung selagi Martin absen. "Saya sangat senang untuk Marco, karena dia adalah seseorang yang selalu mengerahkan segalanya, baik di atas motor maupun di luar lintasan," kisahnya via Crash.net.
"Setelah balapan terakhir (Seri Prancis), dia mengirimkan video kepada kami untuk dibagikan ke seluruh perusahaan, berisi, 'Teman-teman, aku percaya pada proyek ini, teruslah berjuang.' Jadi, ketika Anda merasakan dukungan dan tanggung jawab seperti itu, tentu itu jadi motivasi besar," lanjut Rivola.
Aprilia Menolak Menyerah Meski Dirundung Berbagai Kendala
Rivola pun tak memungkiri bahwa awal musim ini sangatlah berat bagi Aprilia. Selain para pembalapnya mengalami berbagai kendala sendiri-sendiri, mereka juga harus beradaptasi usai ditinggal Aleix Espargaro pensiun dan Maverick Vinales pindah ke KTM. Namun, yang jelas, Aprilia tak pernah mau menyerah.
"Periode awal ini benar-benar tidak bisa dituliskan, bahkan dalam sebuah buku. Ini adalah sesuatu yang, sejujurnya, sulit untuk diterima, tetapi begitulah kenyataannya. Jadi, kami harus terus melangkah maju dan memberikan yang terbaik," tutup eks Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini.
Sumber: GPOne, Crashnet
Baca Juga:
Pecco Bagnaia Dilirik Yamaha, Tapi Sudah Janji Ogah Putus Kontrak Ducati Lebih Awal
Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge Seri Batu 2025 Pecahkan Rekor Jumlah Starter di Sirkuit Jalibar
Aprilia Akui 'LDR' Jadi Kendala Komunikasi, Setia Tunggu Jorge Martin Kembali demi Baikan
Aprilia Maklumi Jorge Martin Pertimbangkan Hengkang, Sebut Cedera Bikin Mikir Macam-Macam
Franco Morbidelli Alami Retak Tulang Kaki Usai Tertabrak Aleix Espargaro di MotoGP Inggris 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Carlo Ancelotti Kejar Rekor Baru di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Piala Dunia 27 Juni 2026, 15:32
-
Man of the Match Selandia Baru vs Belgia: Leandro Trossard
Piala Dunia 27 Juni 2026, 12:37
LATEST UPDATE
-
Kokopi Malang: Kedai Kopi Markas Mahasiswa yang Tumbuh Berkat KUR BRI
News 27 Juni 2026, 20:37
-
Ousmane Dembele Tak Puas Meski Cetak Hattrick saat Prancis Hajar Norwegia
Piala Dunia 27 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41

















