Austria Dikuasai Ducati-Honda, Fabio Quartararo Puas Naik Podium
Anindhya Danartikanya | 12 Agustus 2019 10:35
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku sangat puas bisa finis ketiga dan naik podium dalam MotoGP Austria, Minggu (11/8/2019), mengingat Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg adalah daerah kekuasaan Ducati. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers usai balap.
Red Bull Ring memang didominasi oleh Ducati sejak 2016, karena untuk menaklukkan sirkuit ini, pebalap membutuhkan motor yang sangat bertenaga. Honda yang kini berhasil memperbaiki sektor tersebut, akhirnya juga bisa ikut bertarung sengit meski Marc Marquez harus puas finis kedua.
Motor YZR-M1 yang dikendarai Quartararo sendiri tak cukup bertenaga, dan atas alasan inilah ia mengaku senang bisa naik podium, serta menjadi rider Yamaha terbaik karena mengasapi duet pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales.
Dapat Banyak Pelajaran Penting
"Podium kali ini sangat spesial karena saat tiba di sini kami bilang trek ini bakal jadi yang tersulit bagi kami. Kami mengenal motor Yamaha, yang punya banyak poin positif, tapi memang benar bahwa top speed kami tertinggal. Jadi memperebutkan podium dalam balapan ini rasanya menakjubkan," ungkapnya.
Quartararo yang start dari posisi kedua, secara mengejutkan memimpin balapan selama lima lap usai Marquez dan Andrea Dovizioso melebar di Tikungan 3. Meski begitu, ia akhirnya tersalip kedua rider tersebut pada Lap 6, dan berhasil mempertahankan posisi itu sampai finis.
El Diablo pun mengaku belajar banyak dari balapan kali ini. "Saya belajar banyak hal hari ini, soal bagaimana mengendalikan ban. Saya rasa hari ini, lebih dari podium, kami juga mendapat banyak pelajaran untuk masa depan ketika kami menghadapi situasi macam ini lagi," ujarnya.
Lihat Kekuatan dan Kelemahan Yamaha
Pebalap berusia 20 tahun ini juga merasa bahwa bertarung dan menempel Dovizioso dan Marquez sepanjang balapan membuat pengalamannya bertambah, sekaligus membuatnya semakin jelas melihat apa saja kekuatan dan kelemahan Yamaha dibanding Ducati dan Honda.
"Saya lihat titik terkuat kami, dan bisa bertahan dengan mereka selama beberapa lap. Di lain sisi, saya bisa melihat cara mereka berkendara, dan melihat ada perbedaan gaya balap yang besar antara Honda dan Ducati. Jadi kami mempelajari ini semua, karena kami tahu menyalip mereka sangatlah sulit," pungkasnya.
Dengan hasil ini, Quartararo duduk di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap MotoGP dengan 92 poin dan menjadi rider tim independen terbaik. Ia hanya tertinggal 11 poin dari Rossi yang duduk di peringkat kelima.
(Crash.net/Anindhya Danartikanya)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



