Bagnaia: Ducati Punya Tempat Spesial di Hati Saya
Anindhya Danartikanya | 15 Januari 2019 15:35
Bola.net - - Francesco 'Pecco' Bagnaia mengaku Ducati selalu memiliki tempat istimewa di hatinya sejak lama, dan ketika mendapat tawaran untuk membela tim satelit Alma Pramac Racing, rider Italia ini tak perlu pikir panjang untuk menerimanya. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Motosprint belakangan ini.
Bagnaia direkrut oleh Pramac dan Ducati pada Januari 2018, yakni setelah ia merebut gelar debutan terbaik Moto2 dan sebelum ia merebut gelar dunia di kelas tersebut. Pramac dan Ducati menyatakan menggaet Bagnaia bagaikan taruhan, namun meyakini bahwa ia merupakan investasi besar untuk masa depan di MotoGP.
"Saya tanda tangan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi satu tahun. Ini berarti saya bisa membela tim pabrikan pada 2021. Saya yakin atas keputusan ini, dan saat saya hendak tanda tangan, orang bertanya apa saya yakin. Ternyata Desmosedici terus berkembang dengan baik, dan harus akui saya punya perasaan spesial pada Ducati," ujarnya.
Pernah Jajal Ducati pada 2016

Tahun 2019 bukan momen pertama Bagnaia mengendarai motor MotoGP milik Ducati. Ia sempat menjajal Desmosedici GP14.2, usai menang taruhan dengan pimpinan Aspar Team, Gino Borsoi yang memintanya meraih tiga kemenangan di Moto3 2016 bersama Mahindra. Bagnaia pun menjajal motor tersebut bersama rider-rider MotoGP lainnya di Valencia.
"Saya seperti anak-anak yang senang dapat hadiah natal. Pergi tidur, bangun keesokan paginya, dan dapat hadiah. Dalam uji coba pada 2016, saya lebih memilih hati-hati dalam menjalani beberapa lap pertama. Saat itu saya hanya ingin bersenang-senang tanpa berlebihan. Terjatuh pada uji coba pertama saya jelas bukan gagasan cemerlang," ungkapnya.
Ingin Samai Morbidelli
Bagnaia pun mengaku senang naik ke MotoGP, yang tandanya ia akan berbagi lintasan dengan sang mentor di VR46 Riders Academy, Valentino Rossi dan juga rekannya, Franco Morbidelli. Bagnaia belum berani menargetkan pertarungan dengan Rossi, namun ingin menyamai prestasi Morbidelli sebagai debutan terbaik.
"Bertarung melawan Vale bakal sangat keren karena berarti saya bisa bertarung di papan atas. Tapi saya belum siap memikirkan soal ini. Harapan saya adalah menjadi debutan terbaik, tapi saya tak ingin ini jadi obsesi," tutur Bagnaia.
Ketika ditanya apakah ia bisa menjadi juara MotoGP asal Italia pertama setelah Rossi, Bagnaia pun memberi jawaban singkat. "Saya tak mau menebak soal itu. Pamali!" pungkasnya sembari tertawa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









