Balapan Sesuai Rencana, Marquez Kecewa Dovizioso Jatuh
Anindhya Danartikanya | 22 Oktober 2018 09:55
Bola.net - - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez menyatakan bahwa jalannya balap MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi, Minggu (21/10) sangat sesuai dengan rencana timnya, di mana ia berhasil merebut kemenangan usai bersabar membuntuti rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso sepanjang balapan.
Berkat kemenangan di Jepang, Marquez pun berhasil mengunci gelar meski musim ini masih menyisakan tiga seri lagi. Ini adalah gelar dunianya yang ketujuh selama turun di arena Grand Prix, dan merupakan yang kelima di kelas MotoGP.
"Saya sangat senang dan balapan ini berjalan seperti bayangan saya. Usai kualifikasi, saya coba memahami situasi. Saya tahu ritme saya baik dengan ban lama. Sebelum balapan, kami menyusun rencana dan mencoba memahami peluang, dan ternyata saya punya ritme yang persis seperti Dovi," ungkapnya kepada Crash.net.
Strategi Start

Marquez pun mengakui dirinya agak cemas saat harus start dari posisi keenam, hingga dirinya memiliki strategi khusus agar tak tertahan oleh rider-rider lain. Selepas start, ia sempat tertinggal dari Jack Miller dan Cal Crutchlow, namun dalam sekejap berhasil menyalip keduanya dan terus membuntuti Dovizioso.
"Saya start dari posisi enam dan saya harus menjalani lap pertama dengan sempurna, berkendara dengan baik dan punya ritme sempurna pula. Pada lap pertama saya langsung ada di posisi kedua di belakang Dovi dan itulah target utama kami. Kemudian saya coba menganalisis dan saya lihat saya cukup kuat bertarung dengannya sampai akhir," ujarnya.
Kecewa Dovizioso Jatuh
Dovizioso sendiri memimpin sepanjang balapan, dan Marquez mulai memberikan sinyal serangan pada Lap 14. Ia sempat menyalip Dovizioso, namun rider Italia tersebut kembali membalasnya. Marquez lebih ngotot lagi dan akhirnya mengambil alih pimpinan balap pada Lap 21. Gelar dunia pun benar-benar dipastikan menjadi miliknya, usai Dovizioso terjatuh pada Lap 23 dan harus puas finis ke-18.
"Saya coba menyerang saat tersisa 9-10 lap dan melakukan kesalahan di atas rumput, tapi lalu Dovi menyalip lagi dan ia mulai ngotot. Saya coba membuntuti dan menyerangnya lagi sebelum lap terakhir. Ia berkendara lebih cepat di akselerasi, tapi saat tahu ia jatuh, saya sangat senang. Saya memenangkan gelar, tapi kemudian saya berpikir, saya kecewa karena Dovi layak ada di sini. Ia menjalani musim dan balapan yang begitu hebat," tutup Marquez.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









